Indonesiasenang-, SEBASTIANsposa karya Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese menghadirkan koleksi bridal terbaru bertajuk La Belle pada Rabu, 9 September 2026, di Lakeside Rivera Ballroom. Dipresentasikan melalui 22 looks, koleksi ini merefleksikan karakter perempuan modern sekaligus cara pandang generasi muda terhadap sebuah pernikahan.
La Belle hadir membawa gagasan tentang gaun pengantin modern yang lebih intimate, personal, dan penuh makna, namun tetap mempertahankan kemewahan serta ketelitian dalam setiap detail.
"Inspirasi 22 looks tersebut berangkat dari perubahan cara generasi muda memandang pernikahan sih. Bagi mereka, perayaan pernikahan tidak selalu harus identik dengan kemegahan, tetapi juga dapat menjadi momen yang lebih personal dan dekat dengan karakter pasangan." Jelas Sebastian Gunawan.

SEBASTIANsposa Hadirkan Gaun Pengantin yang Lebih Ringan
Sebastian Gunawan menyampaikan bahwa dirinya terinspirasi dari generasi muda yang kini menginginkan sebuah pernikahan yang lebih intimate. Karena itu, karakter gaun pengantin pun turut mengalami perubahan.
Menurutnya, gaun pengantin masa kini seharusnya terasa lebih ringan, tetapi tetap resisi dalam setiap detailnya.
“Kiranya inilah yang menjadi kebutuhan dan keinginan para calon pengantin muda saat ini,” ujar Cristina Panarese.
Pemikiran tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam karakter setiap busana. Masing-masing gaun memiliki titik fokus tersendiri yang diekspresikan melalui permainan drapery, tumpukan ruffles, struktur, hingga eksplorasi siluet.
Setiap elemen dirancang untuk memberikan identitas sekaligus membangun sebuah narasi visual yang utuh. Dengan demikian, setiap gaun tidak hanya menjadi busana untuk dikenakan pada hari pernikahan, tetapi juga merepresentasikan karakter perempuan yang mengenakannya.

Enam Bulan untuk Mewujudkan 22 Looks La Belle
Sebanyak 22 looks dalam koleksi SEBASTIANsposa La Belle melalui proses pengerjaan selama kurang lebih enam bulan.
Sebastian Gunawan mengungkapkan bahwa waktu tersebut dibutuhkan untuk mengembangkan setiap detail koleksi hingga siap dipresentasikan. Proses panjang tersebut terlihat dari eksplorasi material, struktur, siluet, hingga detail dekoratif yang hadir pada masing-masing busana.
Nama La Belle sendiri dipilih dari bahasa Prancis yang berarti the beautiful one atau “yang cantik”. La Belle menjadi representasi perjalanan seorang perempuan ketika meninggalkan satu fase kehidupannya dan bersiap melangkah menuju babak yang lebih besar.
Nuansa romantis dalam koleksi SEBASTIANsposa La Belle semakin kuat melalui referensi Jazz Age era 1920-an.
Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese menerjemahkan karakter era tersebut melalui siluet drop waist, untaian mutiara, serta sentuhan estetika Art Deco.
Referensi terhadap era 1920-an tersebut menjadi bentuk penghormatan bagi perempuan di masa lalu. Namun, elemen klasik itu kemudian diolah kembali melalui perspektif perempuan masa kini sehingga menghasilkan tampilan yang tetap relevan dan modern.
Perpaduan antara romantisme klasik dan eksplorasi kontemporer membuat La Belle memiliki karakter yang feminin, elegan, sekaligus personal.
Tak Hanya Putih, SEBASTIANsposa Hadirkan Warna Krem hingga Champagne
Eksplorasi koleksi La Belle tidak berhenti pada desain dan siluet. SEBASTIANsposa juga memperluas pilihan warna gaun pengantin yang selama ini identik dengan putih. Dalam koleksi ini, hadir palet krem, nude, hingga champagne yang memberikan dimensi lebih lembut dan modern.
Pilihan warna tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa gaun pengantin masa kini dapat memiliki interpretasi yang lebih luas. Warna-warna lembut memberikan alternatif bagi calon pengantin yang ingin mempertahankan kesan elegan dan romantis dengan sentuhan yang lebih modern.
Melalui 22 looks La Belle, Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese menghadirkan gambaran perempuan yang sedang meninggalkan satu fase kehidupan dan bersiap memasuki babak baru. Romantisme era 1920-an, karakter perempuan modern, serta ketelitian khas SEBASTIANsposa berpadu dalam sebuah koleksi bridal yang merayakan keindahan dan perjalanan personal seorang perempuan. (kintan)