Indonesiasenang-, Menjadi dewasa hari ini bukan lagi sekadar soal mengejar mimpi, tetapi juga tentang bertahan. Di ruang itulah Radio Story menempatkan single terbaru mereka, “Demi Mereka”, sebuah lagu yang berbicara pelan namun menghantam dalam tentang generasi yang memikul beban lebih dari sekadar dirinya sendiri.
Lahir di Sidoarjo dan kini diperkuat oleh Brandy (drum), Rizky (vokal & gitar), Fiul (gitar), serta Gunansa (bass & vokal), Radio Story konsisten menjadikan musik sebagai ruang bertahan. Bukan hanya soal eksistensi band yang kini menapaki usia satu dekade, tetapi juga soal menjaga mimpi agar tetap hidup di tengah tekanan emosional dan finansial yang kian nyata.
Radio Story meramu “Demi Mereka” sebagai narasi emosional bagi sandwich generation: mereka yang hidup di antara tuntutan keluarga, pasangan, dan realitas finansial, sembari tetap mencoba menjaga asa pribadi agar tidak sepenuhnya padam. Lagu ini terasa seperti monolog batin yang jujur, getir, dan sangat relevan dengan keseharian generasi produktif hari ini.
Secara musikal, Radio Story menarik benang nostalgia dari alternative rock awal 2000-an yang sarat melankoli, lalu menegangkannya dengan energi punk rock modern yang lebih keras dan agresif. Hasilnya adalah komposisi yang tidak hanya menyayat, tetapi juga memberi dorongan untuk bangkit—bahkan ketika rasa kalah datang berulang kali.
Proses rekaman dilakukan pada pertengahan 2025 di Sidoarjo dengan pendekatan kolektif khas Radio Story. Seluruh personel terlibat dalam aransemen, sementara arah lirik tetap dijaga agar tidak kehilangan kedalaman emosionalnya. Kehadiran vokal tamu Neeya Mauren di bagian akhir lagu memberi sentuhan kontras yang lembut, seolah menjadi ruang bernapas setelah luapan emosi sepanjang lagu.
“Demi Mereka” juga menandai babak baru bagi Radio Story dengan bergabungnya Gunansa sebagai bassist sekaligus vokalis, memperkaya spektrum vokal dan dinamika band. Lebih dari itu, rilisan ini menjadi penanda konsistensi perjalanan Radio Story yang kini memasuki tahun ke-10 sebuah fase yang jarang bertahan bagi band independen tanpa kompromi.
Dirilis di bawah naungan SIDERISE Records, “Demi Mereka” sudah dapat didengarkan di seluruh platform streaming digital. Lagu ini tidak menawarkan solusi instan, tetapi menghadirkan rasa ditemani bahwa di balik tuntutan untuk selalu kuat, ada musik yang memahami beban tersebut.
Karena bagi sebagian orang, hidup terus berjalan bukan karena ingin, melainkan karena harus dan sering kali, itu dilakukan demi mereka. (januar; foto hsr)