Indonesiasenang-, Perjalanan panjang dan berliku mengantarkan William Wijaya meraih gelar Juara 1 kategori putra Bintang Radio Indonesia 2026 (31/10/2026). Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara yang mewakili RRI Jakarta ini akhirnya berhasil mewujudkan impian setelah tiga tahun berturut-turut mengikuti kompetisi tersebut tanpa pernah meraih gelar juara utama.
Kemenangan William Wijaya menjadi cerita tersendiri dalam perjalanan musiknya. Sebagai anak tunggal asal Pontianak yang kini merantau dan menimba ilmu di Jakarta, ia mengaku sama sekali tidak menyangka bisa menjadi yang terbaik di ajang pencarian bakat menyanyi tingkat nasional tersebut.
"Jujur, aku benar-benar enggak nyangka banget karena ini bukan pertama kalinya aku ikut Bintang Radio. Ini tahun keempatnya aku ikut. Dulu aku pernah ikut di RRI Pontianak dan tiga tahun berturut-turut hanya sampai Juara Harapan 1â, kata William Wijaya.
Pengalaman mengikuti kompetisi selama tiga tahun di Pontianak sempat membuatnya tidak memasang ekspektasi tinggi ketika memutuskan kembali mengikuti Bintang Radio 2026 di Jakarta. Bahkan, ia sempat merasa persaingan di ibu kota akan jauh lebih berat dibandingkan pengalaman sebelumnya.

Namun, dorongan teman-teman menjadi salah satu alasan William Wijaya kembali mencoba peruntungannya. Ia diminta untuk tidak terlalu memikirkan kemenangan dan menjalani setiap tahapan kompetisi dengan penuh keberanian. "Aku sudah mikirnya, di Pontianak saja juara Harapan, apalagi di Jakarta? Aku enggak ada apa-apanya di sini. Tapi akhirnya ikut saja, jalan saja, go with the flow. Ternyata Tuhan membawa sampai sejauh ini," tuturnya.
Perjuangan William Wijaya menuju gelar juara juga tidak selalu berjalan mulus. Ketika audisi berlangsung, ia sedang disibukkan dengan aktivitas perkuliahan yang baru dimulai. Kondisi tersebut membuatnya terlambat mengumpulkan lagu dan dokumen persyaratan kepada panitia. Bahkan, kedatangannya saat audisi pun hampir terlambat.
Tantangan kembali muncul ketika namanya diumumkan sebagai salah satu dari 10 finalis yang akan tampil di final Jakarta. Jadwal kompetisi ternyata berbenturan dengan kegiatan kampus. Beruntung, agenda kampus tersebut akhirnya batal sehingga William Wijaya tetap bisa mengikuti tahapan final.
Baginya, berbagai kejadian tersebut menjadi pengalaman yang semakin menguatkan keyakinannya bahwa setiap perjuangan memiliki jalannya sendiri.
William Wijaya juga harus menghadapi persaingan ketat sebelum mencapai babak final nasional. Ia menyebut terdapat sekitar 200 peserta di wilayah Bandung yang mengikuti proses seleksi selama tiga hari. Sejumlah peserta dari daerah lain juga dinilainya memiliki kemampuan vokal yang sangat kuat.
Di antara para finalis, William Wijaya mengaku terkesan dengan penampilan Umar Thalib La Waru, Muhammad Angga, dan Hamzah. Ia bahkan sempat memuji penampilan Umar Thalib La Waru yang dinilainya sangat rapi dan memiliki kualitas vokal yang mengesankan saat tampil di hari pertama.
Perjalanan William Wijaya di dunia musik sendiri sebenarnya telah dimulai sebelum mengikuti Bintang Radio. Ia mengawali langkahnya dengan membuat konten bernyanyi di TikTok. Setelah pindah ke Jakarta sekitar satu tahun lalu, ia mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi dan mendapatkan kesempatan tampil dalam sejumlah acara.

Pengalaman bernyanyi di acara kampus maupun kegiatan sekolah sejak SMA turut membentuk kepercayaan dirinya. Ia juga sudah mulai menerima pekerjaan menyanyi sehingga aktivitas bermusik bukan lagi sekadar hobi, melainkan bagian dari perjalanan yang terus dikembangkan.
Bagi William Wijaya, musik menjadi ruang untuk mengekspresikan diri sekaligus kesempatan untuk terus menghasilkan karya. Karena itu, kemenangan Bintang Radio Indonesia 2026 tidak ingin dijadikannya sebagai garis akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh sebagai musisi.
Setelah meraih gelar juara nasional, William Wijaya mulai mempersiapkan langkah berikutnya di industri musik. Ia berencana terus menciptakan dan merilis karya sendiri. Bahkan, pada Agustus 2026, ia telah lebih dahulu memperkenalkan karya ciptaannya yang ditulis sendiri.
"Setelah ini mungkin akan berkarya. Bulan Agustus kemarin aku juga sempat mengeluarkan karya ciptaan aku sendiri, aku menulis sendiri, dan aku akan terus berkarya, enggak akan berhenti berkarya. Mungkin juga akan coba ikut ajang kompetisi di TV-TVâ, jelas William Wijaya.
Ke depan, peluang merilis single baru menjadi salah satu langkah yang ingin diwujudkan William setelah keberhasilannya di Bintang Radio. Ia ingin memanfaatkan momentum kemenangan untuk memperkenalkan karakter musikalitasnya kepada pendengar yang lebih luas.
Dukungan keluarga dan teman-teman menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut. Sebagai anak tunggal yang sedang menempuh pendidikan tinggi sekaligus membangun karier musik, William Wijaya harus mampu membagi waktu antara tanggung jawab akademis dan kecintaannya terhadap dunia tarik suara.
Ia pun menyampaikan rasa syukur kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk keluarga, teman-teman, serta orang-orang yang mendorongnya untuk kembali mengikuti kompetisi.
Pada Bintang Radio Indonesia 2026 kategori putra, William Wijaya dari Korwil XIII Jakarta yang mewakili RRI Jakarta berhasil meraih Juara 1. Posisi Juara 2 diraih Umar Thalib La Waru dari Korwil IV Makassar yang mewakili RRI Kendari, sedangkan Hamzah dari Korwil IX Pontianak yang mewakili RRI Pontianak menempati Juara 3.
Sementara itu, Muhammad Angga Fahlika dari Korwil VIII Banjarmasin yang mewakili RRI Samarinda meraih Harapan 1, disusul Billy Christopher Supit dari Korwil VII Denpasar yang mewakili RRI Singaraja sebagai Harapan 2.

Kemenangan William Wijaya menjadi bukti bahwa perjalanan meraih impian tidak selalu berlangsung dalam sekali percobaan. Empat kali mengikuti Bintang Radio, tiga tahun melewati kegagalan, hingga akhirnya berdiri sebagai juara nasional menjadi pengalaman berharga yang membentuk langkahnya.
Kini, setelah membawa pulang gelar tertinggi kategori putra Bintang Radio Indonesia 2026, William Wijaya bersiap membuka babak baru. Dari seorang mahasiswa asal Pontianak yang memulai perjalanan lewat konten TikTok, ia ingin melangkah menjadi musisi dengan karya-karya sendiri dan single baru yang diharapkan menjadi awal perjalanan lebih besar di industri musik Indonesia. (damar; foto tcs)