Perjuangan Shasyelfa Setyaning Tak Sia-Sia, Siswi Kelas XI SMA Sabet Juara Bintang Radio Indonesia 2026

Shasyelfa Setyaning, siswi kelas XI SMA, menjuarai Bintang Radio 2026. Perjuangan panjang mengantarkannya bersiap merilis single perdana

Perjuangan Shasyelfa Setyaning Tak Sia-Sia, Siswi Kelas XI SMA Sabet Juara Bintang Radio Indonesia 2026

Indonesiasenang-, Menjadi juara di ajang musik nasional bukan sekadar soal kemampuan bernyanyi. Bagi Shasyelfa Setyaning, kemenangan di Bintang Radio Indonesia 2026 (31/10/2026) merupakan hasil dari perjalanan panjang, persaingan ketat, perjuangan melawan rasa takut, serta dukungan keluarga yang tidak pernah berhenti mengalir.

Menariknya, prestasi tersebut diraih ketika Shasyelfa Setyaning masih duduk di kelas XI SMA Al-Irsyad Satya. Anak bungsu dari empat bersaudara yang biasa disapa Shasyelfa ini berhasil keluar sebagai Juara 1 kategori putri Bintang Radio Indonesia 2026 setelah mewakili RRI Bandung melalui Korwil XII Bandung.

Tidak berhenti di situ, Shasyelfa juga mendapatkan gelar Juara Favorit dengan mengumpulkan 263.550 suara. Pencapaian ganda tersebut menjadi kejutan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi penyanyi muda yang selama ini masih aktif membangun pengalaman melalui berbagai kompetisi menyanyi.

Bagi Shasyelfa, kemenangan itu terasa semakin istimewa karena ia harus berhadapan dengan puluhan hingga ratusan peserta berkualitas sebelum akhirnya berdiri di panggung grand final.

Diceritakan oleh Shasyelfa, bahwa kompetisi di Bandung diikuti sekitar 200 peserta yang menjalani seleksi selama tiga hari. Persaingan berlangsung ketat karena setiap peserta memiliki kemampuan dan karakter vokal masing-masing.

Setelah berhasil melewati tahapan tersebut, tantangan berikutnya menanti di Jakarta. Sekitar 300 peserta mengikuti proses kompetisi yang juga berlangsung selama tiga hari. Dari rangkaian seleksi itu, Shasyelfa akhirnya berhasil mengamankan tempat di antara 10 finalis grand final.

"Saingannya berat banget. Di Bandung ada sekitar 200 peserta dan dibagi selama tiga hari. Kemudian di Jakarta sekitar 300 orang. Aku benar-benar bersyukur bisa sampai di titik ini karena banyak sekali peserta yang bagus dan punya kemampuan luar biasa”, kata Shasyelfa.

Di balik keberhasilannya, terdapat cerita perjuangan yang menjadi bagian paling berkesan selama mengikuti Bintang Radio Indonesia 2026.

Diungkapkan oleh Shasyelfa, bahwa salah satu momen paling sulit terjadi menjelang keberangkatannya ke Jakarta. Dalam waktu hanya tiga hari sebelum menjalani karantina, ia harus menghafalkan tiga lagu baru sekaligus mempersiapkan improvisasi untuk penampilannya.

Situasi tersebut sempat membuatnya merasa kewalahan. Sebagai peserta yang masih membangun pengalaman dan mental panggung, tuntutan mempelajari tiga lagu dalam waktu singkat bukan perkara mudah. Bahkan, ia sempat berpikir untuk menyerah karena khawatir tidak mampu memenuhi tantangan tersebut.

Namun, keinginan untuk tidak mengecewakan orang-orang yang telah mendukungnya membuat Shasyelfa kembali menguatkan diri. Orang tua dan keluarga memberikan dukungan penuh, sementara para coach tetap berusaha membimbingnya melalui sesi latihan maupun voice note ketika tidak memungkinkan bertemu secara langsung.

"Awalnya aku mau menyerah karena berpikir bagaimana caranya menghafalkan tiga lagu dalam tiga hari, termasuk improvisasinya. Tetapi, aku melihat orang tua dan keluarga begitu besar effort-nya. Coach juga menyempatkan waktu untuk mengajari aku, bahkan mengirimkan voice note. Akhirnya aku memberanikan diri dan menguatkan diri bahwa aku bisa melakukan semuanya”, ungkap Shasyelfa.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Shasyelfa bahwa perjalanan bermusik tidak hanya membutuhkan kemampuan vokal. Mental, disiplin, konsistensi, dan keberanian menghadapi tantangan juga menjadi bagian penting untuk berkembang sebagai penyanyi.

Meski berhasil menjadi juara, Shasyelfa tidak menampik bahwa seluruh finalis memiliki kualitas yang patut diperhitungkan. Salah satu peserta yang sempat membuatnya merasa gugup adalah Keysha Diva Azzahra Putri Susanto dari Korwil XI Yogyakarta yang mewakili RRI Semarang. Menurut Shasyelfa, Keysha mempunyai kematangan dalam bernyanyi dan penghayatan yang kuat.

Shasyelfa bahkan sempat mempertanyakan kemampuannya sendiri ketika harus bersaing dengan seniornya tersebut. Namun, pengalaman berkompetisi mengajarkannya untuk tidak hanya berfokus pada kemenangan, melainkan juga menghargai proses dan kemampuan peserta lainnya.

Sebelum mengikuti Bintang Radio, aktivitas Shasyelfa memang lebih banyak diisi dengan berbagai perlombaan menyanyi. Ia mengaku masih berusaha membangun kepercayaan diri ketika tampil di atas panggung sekaligus mencari pengalaman sebanyak mungkin.

Karena masih berstatus pelajar SMA, ia belum banyak mengambil pekerjaan profesional sebagai penyanyi. Baginya, setiap kompetisi merupakan kesempatan untuk mengenali potensi diri dan memperbaiki kekurangan.

Kemenangan Bintang Radio Indonesia 2026 kini membuka babak baru dalam perjalanan Shasyelfa. Setelah sebelumnya lebih banyak mengasah kemampuan melalui kompetisi, ia mulai bersiap membawa kemampuannya ke ranah industri musik melalui karya rekaman.

Shasyelfa mengungkapkan, lagu kemenangan yang dipersiapkan setelah ajang tersebut kemungkinan akan menjadi single pertamanya.

Kehadiran single perdana itu menjadi momentum penting untuk memperkenalkan dirinya kepada pendengar lebih luas. Ia ingin menjadikan pencapaian sebagai juara bukan sekadar prestasi dalam kompetisi, tetapi juga fondasi untuk membangun identitas sebagai musisi.

"Untuk aku, mungkin lagu kemenangan nanti bisa dibilang menjadi single pertama. Selama ini aku masih membangun mental dan pengalaman. Ke depannya aku ingin mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang yang lebih besar, termasuk ajang televisi, supaya bisa terjun ke industri musik yang lebih baik”, tutur Shasyelfa.

Keinginan tersebut memperlihatkan bahwa Shasyelfa memandang kemenangan sebagai kesempatan untuk terus belajar dan berkembang. Ia menyadari perjalanan menuju industri musik profesional masih panjang, sehingga persiapan dan pengalaman menjadi hal yang ingin terus diperkuat.

Adapun hasil kompetisi kategori putri Bintang Radio Indonesia 2026 menempatkan Shasyelfa Setyaning sebagai Juara 1, disusul Leony Almeira Sinter dari RRI Banjarmasin sebagai Juara 2 dan Keysha Diva Azzahra Putri Susanto dari RRI Semarang sebagai Juara 3.

Sementara itu, Harapan 1 diraih Kanaya Sheva Alea Gershan dari RRI Makassar dan Harapan 2 diperoleh Hugies Imelca Putri dari RRI Lampung.

Dari perjalanan seorang siswi kelas XI SMA yang sempat diliputi keraguan hingga berhasil menjadi juara nasional, Shasyelfa Setyaning menghadirkan kisah inspiratif tentang keberanian memperjuangkan mimpi.

Kini, setelah melewati persaingan dan tantangan Bintang Radio Indonesia 2026, langkah berikutnya telah menanti. Single perdana yang tengah dipersiapkan menjadi awal perjalanan baru bagi Shasyelfa untuk membuktikan bahwa kemenangan bukanlah akhir, melainkan kesempatan pertama untuk berkarya lebih jauh di dunia musik Indonesia. (dewa; foto tcs)


Share Tweet Send
0 Komentar
Memuat...
You've successfully subscribed to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Great! Next, complete checkout for full access to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Welcome back! You've successfully signed in
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.