Indonesiasenang-, World Conference on Creative Economy 2026 atau WCCE 2026 dipastikan menjadi salah satu ajang ekonomi kreatif terbesar di dunia. Acara internasional ini akan digelar pada 21–23 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran dengan menghadirkan delegasi dari sekitar 80 negara.
Konferensi global ini diproyeksikan membawa dampak besar terhadap perkembangan industri kreatif Indonesia, mulai dari investasi, kolaborasi internasional, hingga perluasan pasar kreatif digital dan hiburan berbasis teknologi.
Peluncuran resmi WCCE 2026 dilakukan oleh Teuku Riefky Harsya pada Rabu, 6 Mei 2026 di Thamrin Nine Complex.
“Ini sebuah konferensi ekonomi kreatif internasional paling besar di dunia. Event ini sudah berjalan untuk yang kelima kalinya,” ujar Riefky dalam sesi doorstop bersama media.
Ia menjelaskan bahwa WCCE sebelumnya telah digelar di Bali, Dubai, dan Uzbekistan sebelum akhirnya kembali hadir di Indonesia melalui Jakarta sebagai tuan rumah tahun 2026.

Screenverse Resmi Diluncurkan untuk Perkuat Industri Hiburan Digital
Salah satu sorotan utama dalam WCCE 2026 adalah peluncuran Screenverse, sebuah platform kolaboratif baru yang fokus pada pengembangan industri hiburan berbasis layar.
Screenverse hadir untuk menghubungkan berbagai subsektor kreatif seperti:
- Film
- Serial digital
- Streaming platform
- Gaming
- Esports
- Animasi
- Kreator konten
- Teknologi hiburan digital
Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kreatif Indonesia sekaligus membuka peluang investasi dan kerja sama global.
Menurut Rachadian Nashidik, Screenverse dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas industri yang dapat mempercepat ekspansi karya kreatif Indonesia ke pasar internasional.
Digelar Hybrid dengan Empat Pilar Utama
Screenverse akan berlangsung pada 21–24 Oktober 2026 secara hybrid, menggabungkan format offline dan online agar dapat menjangkau audiens global yang lebih luas.
Empat pilar utama yang akan dihadirkan meliputi:
1. Screenverse Conference
Forum diskusi strategis bersama pelaku industri kreatif dunia, investor, hingga pemimpin perusahaan teknologi hiburan.
2. Screenverse Market
Marketplace yang mempertemukan kreator, studio, publisher, distributor, dan investor dalam satu ekosistem bisnis kreatif.
3. Screenverse Showcase
Pameran teknologi kreatif yang menampilkan inovasi film, animasi, game, AI content, hingga teknologi immersive experience.
4. Screenverse Experience
Zona hiburan interaktif berbasis teknologi digital dan pengalaman imersif bagi pengunjung.

Hadirkan Program Internasional dari Esports hingga Business Matching
Tak hanya konferensi dan pameran, Screenverse juga menghadirkan berbagai program unggulan yang berfokus pada bisnis dan kreativitas digital, di antaranya:
- Business Matching Program untuk mempertemukan IP creator dengan investor
- Gaming Competition & Esports Activation berskala internasional
- Exclusive Premiere & Screening untuk peluncuran konten terbaru
- Content Creator Battle Arena berbasis performa dan engagement
- Interactive Experience & Brand Activation berbasis teknologi
Program-program tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi kreator Indonesia untuk memperluas jejaring global dan mendapatkan akses investasi internasional.
Jakarta Siap Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Dunia
Penyelenggaraan WCCE 2026 dan Screenverse menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama industri kreatif global.
Melalui kolaborasi lintas negara, forum ini diharapkan mampu mendorong:
- pertumbuhan ekonomi kreatif,
- inovasi teknologi hiburan,
- distribusi karya kreatif Indonesia,
- hingga penciptaan peluang kerja baru di sektor digital dan kreatif.
Dengan skala internasional dan konsep inovatif yang diusung, Jakarta dipastikan akan menjadi pusat perhatian dunia dalam industri kreatif dan hiburan global pada Oktober 2026 mendatang. (kintan; praba)