Indonesiasenang-, Semangat kemerdekaan tidak selalu harus disampaikan melalui lagu-lagu bertema nasional. Hal itu ditunjukkan Vivian Voo artis penyanyi multitalenta nan cantik lewat pertunjukan Drama Musikal Si Manis Jembatan Ancol, Live In Concert Vivian Voo feat Ozy Syahputra, yang berlangsung di Pantai Sunset Beach, area Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, pada 17 Agustus 2026.
Mengusung konsep drama musikal, pertunjukan tersebut memadukan musik, cerita, hiburan, serta nuansa perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Salah satu hal yang membuat pertunjukan ini berbeda adalah kehadiran lagu-lagu Mandarin yang dibawakan Vivian Voo di tengah atmosfer perayaan kemerdekaan.
Dikatakan oleh Vivian Voo, bahwa perpaduan musik Mandarin dengan konsep kemerdekaan merupakan tantangan tersendiri. Sebab, musik yang menjadi ciri khasnya harus tetap dapat menyatu dengan suasana nasionalisme yang dibangun dalam pertunjukan.
"Sangat tertantang sekali. Konsep kemerdekaan, terus saya juga ada lagu Mandarin. Memadupadankan itu enggak gampang, tapi tetap dengan nuansa nasionalnya tidak meninggalkan suasana nasionalisnya”, kata Vivian Voo.

Pilihan lagu Mandarin bukan tanpa alasan. Vivian Voo telah lama tinggal di Hong Kong sehingga memiliki kedekatan dengan bahasa dan musik Mandarin. Ia juga mengaku lebih fasih berbahasa Mandarin dibandingkan bahasa lain yang digunakannya dalam bermusik.
Menurut Vivian Voo, membawakan lagu Mandarin membutuhkan pemahaman bahasa yang kuat. Kesalahan pengucapan dapat memengaruhi arti sebuah kata. Karena itu, seorang penyanyi harus benar-benar memahami bahasa tersebut sebelum membawakannya di hadapan publik.
Selain membawakan lagu Mandarin, Vivian Voo juga tampil dengan busana bernuansa merah putih sebagai simbol kemerdekaan Indonesia.
Bagi Vivian Voo, lagu-lagu cinta yang dibawakannya dalam pertunjukan tersebut memiliki makna yang lebih luas. Cinta, kata dia, merupakan sesuatu yang universal dan dapat dimaknai sebagai cinta kepada pasangan, sesama manusia, maupun kepada Tanah Air.
Ke depan, Vivian Voo bahkan membuka kemungkinan membuat lagu yang secara khusus mengangkat tema cinta Tanah Air. Apalagi, selain sebagai penyanyi, ia juga memiliki kegemaran menulis lagu dan syair.
"Saya bisa nulis lagu, nulis syair. Setiap kejadian kalau saya sedih atau apa, saya tulis di syair, saya bikin lagu, saya rekaman”, tutur Vivian Voo.

Diungkapkan oleh Vivian Voo bahwa dirinya telah memiliki puluhan lagu yang pernah direkam di Hong Kong maupun Indonesia. Karya-karya tersebut rencananya akan kembali diperkenalkan kepada masyarakat secara bertahap.
Konsep pertunjukan lahir dari gagasan Ozy Syahputra dan Vivian Voo untuk menghadirkan hiburan yang mudah dikenali masyarakat. Nama Si Manis Jembatan Ancol dipilih karena memiliki hubungan erat dengan kawasan tempat pertunjukan berlangsung.
Dijelaskan oleh Ozy Syahputra, karena pertunjukan digelar di Ancol, karakter Si Manis Jembatan Ancol dinilai menjadi tema yang tepat untuk menghidupkan suasana malam kemerdekaan.
"Karena saya berasal dari Ancol, di mana terkenal sebagai salah satu pemeran sinetron dan film Si Manis Jembatan Ancol, dan show-nya juga di Ancol, kenapa enggak bikin malam kemerdekaan bersama Si Manis Jembatan Ancol”, kata Ozy Syahputra.
Konsep tersebut kemudian dikembangkan menjadi pertunjukan musik dan drama. Dalam versi kali ini, sosok Si Manis hadir melalui karakter dan penampilan Vivian Voo.
Ozy Syahputra juga menekankan bahwa pertunjukan tersebut pada dasarnya dibuat sebagai hiburan bagi masyarakat. Lagu cinta, lagu untuk bergoyang, hingga kolaborasi antarpengisi acara menjadi bagian dari sajian malam kemerdekaan.

"Intinya acara kita hari ini adalah hiburan, menghibur masyarakat”, ucap Ozy Syahputra.
Kemeriahan pertunjukan semakin lengkap dengan kehadiran Merdi Sihombing. Dikenal luas sebagai desainer, Merdi Sihombing ternyata memiliki latar belakang sebagai penyanyi. Ia mengaku pernah aktif tampil di panggung umum sekitar tiga dekade lalu.
Kesempatan tampil bersama Vivian Voo dan Ozy Syahputra di Ancol pun menjadi momen untuk kembali menunjukkan kemampuan bernyanyinya.
Menariknya, kolaborasi vokal antara ketiganya berlangsung secara spontan. Saat Vivian Voo menyanyikan Tak Ingin Sendiri, Ozy Syahputra dan Merdi Sihombing langsung ikut mengisi vokal.
"Saya enggak pernah nervous. Ketika Vivian Voo nyanyi 'Tak Ingin Sendiri', itu on the spot kita trio-in. Ozy Syahputra ambil suara dan saya suara tiga”, ungkap Merdi Sihombing.
Hubungan Merdi Sihombing dan Ozy Syahputra sendiri telah terjalin sejak era 1980-an. Keduanya sama-sama berasal dari Medan dan pernah mengikuti ajang pencarian bakat.

Perjalanan karier kemudian membawa keduanya ke jalur berbeda. Ozy Syahputra berkembang di dunia seni peran dan hiburan, sementara Merdi Sihombing semakin dikenal melalui dunia desain dan fashion. Namun, kecintaan terhadap musik tetap melekat dalam diri Merdi.
Pertunjukan di Ancol juga menjadi ruang bagi para pengisi acara untuk menyampaikan pesan tentang arti kemerdekaan. Vivian Voo memandang HUT ke-81 RI sebagai momentum untuk terus berkarya dan tidak terlena dengan kemerdekaan yang telah diperjuangkan generasi sebelumnya.
"Harus terus tetap eksis dan berkarya sebagai anak bangsa, jangan bersantai dan tetap struggle," kata Vivian Voo.
Ozy Syahputra memiliki pandangan senada. Menurutnya, masyarakat saat ini justru harus semakin kuat menghadapi berbagai tantangan. "Kita betul-betul tidak dalam keadaan santai-santai. Jadi betul-betul struggle dan kita harus terus optimistis”, ujarnya.
Sementara bagi Merdi Sihombing, tantangan untuk terus menghasilkan karya dirangkum dalam satu kata, "wow". Menurutnya, seseorang harus mampu menghadirkan sesuatu yang memiliki daya tarik agar dapat terus eksis.
"Kalau sekarang dan akan datang kita mesti wow. Kalau enggak wow, kita enggak akan dilihat”, tegas Merdi Sihombing.
Drama Musikal Si Manis Jembatan Ancol pun tidak sekadar menjadi pertunjukan musik dalam rangka HUT ke-81 RI. Panggung di tepi pantai tersebut menjadi pertemuan antara nostalgia, musik Mandarin, drama, fashion, dan semangat berkarya dalam suasana kemerdekaan.

Pertunjukan ini sekaligus menjadi penanda kembalinya Vivian Voo ke hadapan publik melalui karya dan panggung musik. Ia berharap konsep pertunjukan serupa dapat terus dikembangkan dan dibawa ke berbagai kota di Indonesia.
"Semoga event konser ini menjadi kenangan terindah. Bahkan kegiatan seperti ini akan saya bawa keliling di 101 kota lainnya”, pungkas Vivian Voo. (satria; foto tcs)