SIEMENTS Perkenalkan EP House of Vultures dengan Energi Baru

SIEMENTS merilis EP House of Vultures berisi lima lagu rock agresif dengan pesan sosial, tegaskan karakter band muda ini di skena musik Indonesia

SIEMENTS Perkenalkan EP House of Vultures dengan Energi Baru

Indonesiasenang-, Di tengah riuh rendah skena rock alternatif Indonesia yang kembali bergeliat, SIEMENTS muncul sebagai salah satu nama paling berani yang layak diperhatikan. Unit rock muda ini merilis EP terbaru berjudul House of Vultures, sebuah paket lima lagu intens yang memadukan energi mentah, keresahan sosial, dan produksi yang sinematik, menegaskan posisi mereka sebagai kekuatan baru dalam lanskap musik keras generasi 2000-an.

EP tersebut berisi lima trek: Sparks of Sorrow, Mass Murder, Women in The Fields, 98, dan nomor pamungkas House of Vultures. Kelimanya hadir sebagai perjalanan tematik menuju “rumah para burung bangkai”, metafora dunia modern yang keras, gelap, dan penuh pertarungan batin.

Terbentuk pada pertengahan 2024, SIEMENTS (akronim dari Sonic Insanity Interpreting Massive Noises and True Sounds) digawangi oleh lima personel muda: Danes (vokal, lead guitar, produser), Dava (semi lead guitar), Syafiq (rhythm guitar), Azriel (bass), dan Fahmi (drum). Usia mereka berkisar 17—21 tahun, namun obsesi mereka terhadap rock, terutama referensi era 1998, menjadi fondasi kuat untuk karakter musikal band ini.

Dengan warna musik yang energetic, chaotic, namun tetap sinematik, SIEMENTS memadukan riff gitar berlapis, dentuman drum agresif, dan lirik-lirik yang menggambarkan realitas urban dari sudut pandang generasi muda.

EP debut mereka, Parabellum, dirilis pada November 2024 dan membuka mata banyak pelaku industri. Kini melalui House of Vultures, SIEMENTS menunjukkan pendewasaan yang signifikan, baik dari produksi maupun pernyataan sikap.

EP dibuka dengan trek instrumental yang berfungsi sebagai gerbang menuju atmosfer utama, yaitu dunia yang riuh, berlapis konflik mental, namun tetap menyisakan tempat bagi manusia untuk bertahan.

Di sela ledakan gitar dan amukan drum, SIEMENTS dengan sengaja menyisipkan satu lagu mellow yang meregangkan suasana, membuktikan bahwa band ini tidak takut keluar dari zona nyaman.

Lagu “98” menjadi highlight utama,sebuah nomor agresif yang memadukan ledakan emosi, kritik sosial, dan rujukan historis pada gejolak Indonesia 1998.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kami masih aware dengan kejadian tahun 1998. Penting untuk diingat, terutama bagi generasi kami, agar hal seperti itu tidak terulang”, ujar Syafiq pada acara pers rilis EP terbaru SIEMENTS, di Qi Lounge, Jakarta Selatan (28/11/2025)

Sebagai frontman sekaligus produser, Danes menjadi figur sentral dalam arah artistik SIEMENTS. Namun ia menekankan bahwa band ini bukan proyek pribadinya. “Siements bukan proyek solo saya. Ini proyek kolektif. Semua dikerjakan bareng-bareng, pakai otak rame-rame. Apa pun yang keluar dari Siements, hari ini dan nanti, itu hasil bersama”, tegasnya.

Klarifikasi ini penting, mengingat jejak karier Danes sebelumnya yang sempat dikenal lewat proyek solo. Ia pun memastikan bahwa pekerjaan di balik layar, mulai dari produksi hingga manajemen visual, tetap dilakukan bersama dengan pembagian tugas jelas di antara personel.

Formasi tiga gitar jarang ditemui di band rock Indonesia saat ini, juga menjadi identitas unik SIEMENTS. “Awalnya udah ada dua gitaris. Pas saya masuk, saya tetap ingin main gitar karena itu minat saya. Ternyata enak, tinggal PR-nya: alatnya harus proper, sound harus siap”, tutur Danes.

Diungkapkan oleh Rofiq selaku manajer SIEMENTS, bahwa proses awal kelahiran band ini yang dimulai dari ruang-ruang latihan kecil, kedisiplinan, hingga pembentukan mental para personel yang masih sangat muda. “Tugas mereka hanya berkarya. Hal lain biar manajemen yang urus. Saya ingin mereka fokus, konsisten, dan serius”, katanya.

Di sisi lain, kolaborasi dengan Firefly Records menguatkan pijakan SIEMENTS di industri. Romano dari Firefly mengaku telah mengenal Danes sejak lama, dan pengalamannya melihat performa Danes pada 2019 menjadi titik awal keyakinannya.

“Performancenya luar biasa. Talenta itu sudah kelihatan sejak muda. Waktu mereka mencari ‘rumah’, kami buka pintu. Rock selalu punya tempat di Firefly”, ujar Romano.

Ketika ditanya ingin dikenal sebagai unit rock seperti apa, SIEMENTS justru menolak memberi definisi tunggal. “Kami tidak punya satu definisi eksklusif. Selain musik, kami ingin dikenal dari penampilan. Kami ingin orang menikmati energi panggung kami”, kata para personil SIEMENTS.

Referensi musik personel yang beragam, mulai dari Led Zeppelin, Black Sabbath, The Beatles, hingga Rage Against the Machine dan hardcore menjadi warna khas yang menghidupi sound SIEMENTS hari ini.

Dalam EP House of Vultures, lagu “98” berfungsi bukan hanya sebagai karya musik, tetapi juga bentuk kesadaran sosial. “Beberapa tahun terakhir gejolak sosial muncul lagi, demo, isu-isu yang mirip. Di lagu ini ada potongan lirik yang mewakili suara kami. Sangat emosional, bahkan ketika belum dinyanyikan,” ungkap mereka.

Nomor ini dipilih sebagai focus track, dan mulai 28 November 2025, telah tersedia di seluruh platform digital.

Di penghujung wawancara, SIEMENTS menyampaikan rasa terima kasih pada semua pihak yang telah membesarkan mereka dalam waktu singkat. “Terima kasih untuk teman-teman, Om Rofiq, Om Romano. Tanpa mereka Siements nggak akan sampai sini,” kata para personel.

Mereka juga memiliki mimpi besar, menjangkau pendengar internasional dengan karya-karya berbahasa Inggris dan membangun masa depan musik rock dari sudut pandang generasi muda.“Siapa tahu suatu hari nanti musik ini bisa jadi mata pencaharian kami. Semoga karya Siements bisa bermanfaat untuk banyak orang”, pungkas SIEMENTS. (satria; foto tcs)


Share Tweet Send
0 Komentar
Memuat...
You've successfully subscribed to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Great! Next, complete checkout for full access to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Welcome back! You've successfully signed in
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.