Jakarta Toys & Comics Fair 2026, Surga Pecinta Toys & IP Lokal

Jakarta Toys & Comics Fair 2026 hadir di Jakarta, jadi ajang favorit pecinta toys, komik, dan IP lokal dengan nuansa lifestyle & hiburan

Jakarta Toys & Comics Fair 2026, Surga Pecinta Toys & IP Lokal

Indonesiasenang-, Jakarta kembali menjadi rumah bagi para penggemar mainan koleksi, komik, hingga pop culture lewat Jakarta Toys & Comics Fair (Toys Fair) 2026. Digelar pada 31 Januari–1 Februari 2026 di Kartika Expo Center, ajang tahunan ini bukan sekadar bazar, tapi juga ruang temu kreator, kolektor, dan komunitas lintas generasi.

Memasuki penyelenggaraan ke-21, Toys Fair semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu agenda gaya hidup dan hiburan paling dinanti di Jakarta. Mengusung tema “Toys, Comics and Collectibles”, pameran ini menghadirkan deretan IP lokal dan internasional, rilisan terbaru, hingga prototipe eksklusif yang sulit ditemukan di tempat lain.

Antusiasme publik pun terus meningkat. Pada edisi 2025 lalu, Toys Fair berhasil menarik 19.812 pengunjung, menandakan besarnya minat masyarakat terhadap dunia toys dan komik yang kini juga menjadi bagian dari gaya hidup urban.

Apresiasi datang langsung dari Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya yang menilai Jakarta Toys & Comics Fair sebagai etalase strategis bagi industri kreatif nasional, khususnya subsektor mainan koleksi dan komik.

“The Jakarta Toys and Comic Fair telah menjadi etalase strategis bagi para kreator dan desainer. Konsistensinya selama 21 tahun memberi kepastian ruang bagi kreator untuk terus berkembang,” ujar Teuku Riefky saat membuka acara.

Tak hanya pamer dan jual-beli, Toys Fair juga mencerminkan pergeseran tren industri kreatif. Menurut Menteri Ekraf, era saat ini adalah masa keemasan bisnis intellectual property (IP), di mana karakter dan karya kreatif bisa berkembang lintas medium—dari toys dan komik ke film, animasi, hingga gim.

Hal ini sejalan dengan visi SACCA Production, promotor Jakarta Toys & Comics Fair. Riza Satyagraha, Founder & CEO SACCA Production, menyebut konsistensi acara selama lebih dari dua dekade sebagai bukti kuatnya ekosistem dan komunitas kreatif di Indonesia.

“Jakarta Toys & Comics Fair sudah berjalan sejak 2005. Kami bersyukur acara ini terus menjadi ruang bertemu pelaku industri kreatif, kolektor, hingga brand lokal dan internasional, sekaligus mendorong UMKM, termasuk di sektor fashion dan industri kreatif,” ungkap Riza.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi sorotan di Toys Fair 2026. Provaliant Group, yang tahun kedua bergabung sebagai mitra, menegaskan komitmennya dalam membantu IP lokal naik kelas. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun mengelola IP internasional, Provaliant hadir untuk menjembatani visi kreator dengan dunia komersialisasi.

“Misi kami adalah elevating your IP from vision to commerce. Kami ingin IP lokal bisa berkelanjutan dan memiliki nilai komersial jangka panjang,” kata Chandra Sugiono, Owner Provaliant Group.

Dalam kunjungannya, Menteri Ekraf juga menyempatkan diri menyusuri berbagai booth IP lokal seperti BumiLangit Universe, Almanak Ghoib, Beastnolyze, hingga Eastwood.Gun—menunjukkan bahwa dunia toys dan komik Indonesia kini tak lagi sekadar hobi, melainkan bagian dari industri hiburan dan gaya hidup yang terus bertumbuh.

Dengan perpaduan pameran kreatif, komunitas, dan potensi bisnis IP, Jakarta Toys & Comics Fair 2026 kembali membuktikan diri sebagai ruang bermain sekaligus ruang masa depan bagi industri pop culture Tanah Air. (dewa; foto hekraf)


Share Tweet Send
0 Komentar
Memuat...
You've successfully subscribed to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Great! Next, complete checkout for full access to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Welcome back! You've successfully signed in
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.