JAKARTA – Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Indonesia Max Owners (IMO). Organisasi yang menaungi komunitas Max Series tersebut menggalang donasi dari 178 Club Max Series yang tersebar di 10 regional untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Pulau Flores.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 (M7,7) mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WIB atau 05.58.23 WITA.
Berdasarkan hasil analisis dan pemutakhiran parameter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada di laut pada koordinat 8,41° Lintang Selatan dan 121,39° Bujur Timur, sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, dengan kedalaman 15 kilometer.

Gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang bersumber dari aktivitas Flores Back-arc Thrust dengan mekanisme sesar naik (thrust fault). Karena lokasi episentrum berada di laut dan mekanismenya menyebabkan pergerakan vertikal dasar laut, gempa tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir.
BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB pada hari yang sama setelah tidak lagi mendeteksi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di wilayah pesisir terdampak.
Gempa utama tersebut juga diikuti aktivitas gempa susulan yang cukup tinggi. Berdasarkan pemutakhiran BMKG hingga 20 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, tercatat 3.394 gempa susulan dengan magnitudo antara M1,1 hingga M6,2.
Atas musibah tersebut, Indonesia Max Owners (IMO) menggalang bantuan dari 178 Club Max Series untuk membantu korban gempa bumi di NTT.
Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian IMO sebagai induk organisasi Max Series pertama di Indonesia terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Indonesia Max Owners Galang Donasi dari 178 Club Max Series
Presiden Indonesia Max Owners (IMO), Iduy, mengatakan penggalangan dana dilakukan dengan mengimbau 178 Club Max Series dari 10 regional yang berada di bawah naungan IMO.
Seluruh member Club Max Series dari berbagai regional diajak secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami mengeluarkan imbauan untuk membantu korban gempa NTT dari sedikit rezekinya, yang rencananya nanti kita minta bantuan Bikers Lintas Flores (BLF) untuk mendistribusikan bantuan ini di lokasi gempa,” ujar Iduy di Jakarta, 31 Agustus 2026.
Iduy menegaskan bahwa donasi tersebut tidak bersifat wajib dan IMO juga tidak menetapkan nominal tertentu.
“Tidak, tidak. Namanya donasi, bukan kewajiban. Silakan saja, tidak ditarget,” jelas Iduy.

IMO Peduli Berhasil Kumpulkan Donasi Rp26 Juta
Melalui gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT, penggalangan dana yang berlangsung sekitar satu minggu tersebut berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp26 juta.
Iduy berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa.
“Diharapkan gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT ini sedikit dapat membantu meringankan,” tambahnya.
Bantuan Disalurkan ke Empat Desa di Kabupaten Nagekeo
Bantuan dari gerakan IMO Peduli Gempa NTT telah disalurkan selama tiga hari, mulai 30 Agustus hingga 1 September 2026, di wilayah Kecamatan Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Bantuan disalurkan ke empat desa, yakni:
- Desa Wituromba Uwa
- Desa Udiworowatu
- Desa Maunori
- Desa Giri Wawo
Bantuan yang diberikan berupa sembako dan obat-obatan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Bikers Lintas Flores Apresiasi Kepercayaan IMO
Ketua Bikers Lintas Flores (BLF), Jefry Hermawan, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Indonesia Max Owners kepada BLF untuk membantu menyalurkan bantuan kepada korban gempa NTT.
Menurut Jefry, aksi tersebut menunjukkan bahwa komunitas otomotif juga dapat membangun solidaritas dan saling membantu ketika masyarakat menghadapi bencana.
“Ini bukti bahwa club motor itu juga bersinergi, saling membantu,” jelas Jefry.
Indonesia Max Owners Dorong Semangat Gotong Royong
Pada kesempatan yang sama, Wahwi mewakili Humas IMO menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Club Max Series yang tergabung dalam Indonesia Max Owners atas donasi yang diberikan untuk korban gempa di NTT.
Menurutnya, gerakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian komunitas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit.
“Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan semangat gotong royong tetap hidup di masa sulit. Budaya peduli dari teman-teman Max Series yang tergabung di Indonesia Max Owners untuk membantu korban gempa di NTT ini, diharapkan menjadi cerminan bagi masyarakat Indonesia untuk saling tolong menolong,” tutup Wahwi.
Gerakan IMO Peduli Korban Gempa NTT menunjukkan bahwa komunitas otomotif tidak hanya menjadi wadah berkumpul dan berkegiatan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam aksi sosial dan kemanusiaan.
Melalui donasi sebesar Rp26 juta yang dihimpun dari 178 Club Max Series, Indonesia Max Owners berupaya menghadirkan semangat solidaritas dan gotong royong bagi masyarakat Nagekeo yang terdampak gempa Flores. (esha)