Indonesiasenang-, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyiapkan 20 pebulutangkis untuk memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Skuad tersebut terdiri dari 10 pemain putra dan 10 pemain putri.
Ke-20 pemain itu dipersiapkan untuk menghadapi persaingan pada nomor beregu putra dan beregu putri. Selain itu, sejumlah pemain juga akan tampil pada nomor perorangan yang berlangsung setelah pertandingan beregu.
Untuk tim beregu putra, Indonesia menurunkan Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Muhamad Yusuf, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Nikolaus Joaquin, dan Amri Syahnawi.
Sementara itu, sektor beregu putri diperkuat Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Mutiara Ayu Puspitasari, Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma, Meilysa Trias Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Nita Violina Marwah.

PP PBSI menyebut penentuan skuad dilakukan melalui evaluasi menyeluruh dengan mempertimbangkan performa, kondisi fisik, kemampuan teknis, serta kebutuhan tim.
Komposisi tersebut juga menjadi bagian dari strategi Indonesia untuk mengejar target prestasi di ajang olahraga terbesar Asia tersebut.
Masuknya Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Nikolaus Joaquin menjadi salah satu bagian dari strategi PP PBSI. Keduanya diproyeksikan untuk memperkuat komposisi tim sekaligus mendukung target utama Indonesia di nomor beregu putra dan memberikan hasil terbaik dari tim beregu putri.
“Penetapan skuad ini dilakukan setelah melalui proses evaluasi secara menyeluruh. Kami melihat performa, kondisi fisik dan teknis masing-masing pemain, serta kebutuhan tim”, demikian keterangan PP PBSI.
Untuk nomor perorangan, terdapat perubahan penempatan pemain akibat kesalahan administrasi yang sebelumnya dilakukan oleh National Olympic Committee (NOC). Daniel Marthin sempat tercatat sebagai pemain ganda campuran, sedangkan Nikolaus Joaquin terdaftar di nomor ganda putra.
Penempatan tersebut kemudian diperbaiki. Daniel Marthin akan tampil di ganda putra bersama Leo Rolly Carnando, sedangkan Nikolaus Joaquin akan berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti di nomor ganda campuran.
PP PBSI menyatakan revisi penempatan tersebut telah dilakukan dan mendapatkan persetujuan dari INASGOC. Saat ini, perubahan tersebut masih menunggu pembaruan pada sistem agar komposisi yang benar dapat ditampilkan di situs resmi Asian Games 2026.
Pada nomor perorangan, sektor tunggal putra akan diwakili Jonatan Christie dan Alwi Farhan. Sementara Moh Zaki Ubaidillah dan Muhamad Yusuf masuk dalam komposisi untuk nomor beregu.
Di tunggal putri, Indonesia mengandalkan Putri Kusuma Wardani dan Thalita Ramadhani Wiryawan untuk nomor perorangan. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Mutiara Ayu Puspitasari diproyeksikan untuk nomor beregu.
Untuk ganda putra, Indonesia memiliki pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Sektor ganda putri diisi Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Sedangkan nomor ganda campuran akan diperkuat Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Pertandingan bulutangkis Asian Games 2026 akan dimulai dengan nomor beregu pada 20–24 September 2026. Setelah itu, persaingan berlanjut ke nomor perorangan pada 25–29 September 2026.
Karena itu, fokus utama Indonesia saat ini diarahkan terlebih dahulu kepada nomor beregu.
PP PBSI berharap seluruh pemain mampu menjaga kondisi fisik, menjalankan program yang telah disiapkan, serta tampil maksimal ketika memperkuat tim Merah Putih.
“Kami ingin seluruh pemain bisa tampil maksimal dan memberikan kontribusi terbaik untuk tim putra maupun putri”, lanjut keterangan tersebut.
Setelah nomor beregu berakhir, perhatian akan dialihkan kepada nomor perorangan. Indonesia akan berusaha memaksimalkan peluang di setiap sektor untuk menambah raihan prestasi dari cabang bulutangkis.
Dengan komposisi yang telah disiapkan, skuad Indonesia diharapkan mampu menghadapi ketatnya persaingan bulutangkis Asia sekaligus membawa pulang hasil positif dari Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (devin; foto hpbsi)