Indonesiasenang-, Ajang Grab Bintang 5 Awards 2026 tidak hanya menjadi panggung penghargaan bagi pelaku usaha kuliner terbaik, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi gastronomi Indonesia sebagai salah satu daya tarik utama pariwisata nasional. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat menghadiri acara penghargaan yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jumat (12/06/2026).

Dalam sambutannya, Ni Luh Puspa memberikan apresiasi kepada grab.com⁠ atas penyelenggaraan Grab Bintang 5 Awards 2026 yang dinilai mampu mendorong pelaku usaha kuliner untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat ekosistem gastronomi nasional.

Menurut Ni Luh Puspa, penghargaan tersebut tidak sekadar memberikan pengakuan kepada merchant dan pelaku usaha kuliner, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat industri gastronomi sebagai sektor strategis yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya tarik destinasi wisata Indonesia.

“Ajang ini tidak hanya mengangkat industri kuliner dan para pelaku usahanya, tetapi juga memperkuat peran gastronomi sebagai salah satu penggerak ekonomi dan pariwisata Indonesia”, ujar Ni Luh Puspa.

Dijelaskan oleh Ni Luh Puspa bahwa penghargaan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pariwisata yang saat ini fokus mengembangkan pariwisata berkualitas melalui tiga pilar utama, yaitu wisata bahari, wisata kesehatan dan kebugaran, serta wisata gastronomi.

Berbeda dengan wisata kuliner pada umumnya yang berfokus pada pengalaman menikmati makanan, gastronomi menawarkan pengalaman yang lebih mendalam. Wisatawan diajak mengenal sejarah, budaya, tradisi, proses pengolahan, hingga filosofi yang terkandung dalam setiap hidangan.

Indonesia dinilai memiliki modal yang sangat kuat untuk mengembangkan sektor ini. Dari Sabang hingga Merauke, setiap daerah memiliki kekayaan kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga menyimpan cerita dan identitas budaya yang menjadi bagian dari warisan bangsa.

Melalui pendekatan gastronomi, pengalaman wisata tidak berhenti di meja makan. Wisatawan dapat memahami keterkaitan antara makanan, masyarakat lokal, lingkungan, hingga tradisi yang berkembang di sebuah destinasi.

“Kami ingin menguatkan posisi gastronomi Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pelengkap perjalanan wisata, tetapi menjadi alasan utama wisatawan datang ke Indonesia”, kata Ni Luh Puspa.

Salah satu kategori yang mendapat perhatian khusus dalam Grab Bintang 5 Awards 2026 adalah Wonderful Indonesia Favorite Flavor, sebuah penghargaan yang diberikan kepada merchant pilihan di destinasi pariwisata prioritas yang menghadirkan cita rasa khas Nusantara dan telah menjadi ikon kuliner bagi wisatawan.

Kehadiran kategori tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada pasar yang lebih luas sekaligus mendorong pelaku usaha untuk terus menjaga kualitas dan autentisitas produk mereka.

Menurut Ni Luh Puspa, penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap para pelaku usaha yang tidak hanya menjual makanan, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan warisan budaya melalui sajian khas daerah.

Ni Luh Puspa berharap penghargaan tersebut dapat memotivasi semakin banyak pelaku usaha kuliner untuk mengembangkan potensi gastronomi daerahnya sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih jauh, Ni Luh Puspa menegaskan bahwa gastronomi memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan banyak pelaku dalam rantai nilai pariwisata. Mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, pengrajin pangan lokal, hingga pemilik usaha kuliner mendapatkan manfaat dari berkembangnya sektor ini.

Karena itu, penguatan wisata gastronomi diyakini dapat membantu pemerataan manfaat ekonomi pariwisata ke berbagai daerah, sekaligus memperpanjang lama tinggal wisatawan yang ingin mengeksplorasi kekayaan budaya melalui pengalaman kuliner.

Tren perjalanan global yang semakin mengutamakan pengalaman autentik berbasis budaya lokal juga menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk menjadikan kuliner Nusantara sebagai alasan utama wisatawan berkunjung.

Dalam kesempatan tersebut, Ni Luh Puspa juga menyoroti kontribusi Grab Indonesia sebagai mitra strategis Kementerian Pariwisata melalui program co-branding Wonderful Indonesia yang telah berjalan sejak 2018.

Kolaborasi tersebut dinilai berhasil mendukung promosi pariwisata Indonesia sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan melalui berbagai layanan digital yang memudahkan mobilitas dan akses terhadap pengalaman wisata, termasuk kuliner.

Menutup sambutannya, Ni Luh Puspa menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang Grab Bintang 5 Awards 2026 dan berharap penghargaan tersebut menjadi inspirasi bagi semakin banyak pelaku usaha kuliner untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat daya saing gastronomi Indonesia di tingkat global.

“Warisan kuliner Indonesia memiliki nilai yang tinggi dan menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan. Semoga penghargaan ini mendorong lahirnya lebih banyak inovasi yang memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi gastronomi dunia,” pungkas Ni Luh Puspa. (dewa; foto bkkp)