Indonesiasenang-, Film horor terbaru 402 Rumah Sakit Angker Korea menghadirkan teror yang tidak hanya datang dari sosok tak kasatmata, tetapi juga dari sisi gelap ambisi manusia. Salah satu karakter yang dipastikan akan menguras emosi penonton adalah Bara, yang diperankan Elang El Gibran.
Dalam film produksi MD Pictures yang disutradarai Anggy Umbara ini, Elang El Gibran tampil berbeda dari citra dirinya yang selama ini dikenal kalem. Ia rela mengeksplorasi sisi paling "red flag" dari karakternya demi menghidupkan konflik yang menjadi pemantik ketegangan sepanjang cerita.
402 Rumah Sakit Angker Korea mengisahkan sekelompok kreator konten horor yang nekat melakukan siaran langsung di salah satu rumah sakit paling angker di Korea Selatan. Mereka mempertaruhkan keselamatan demi satu tujuan besar, yakni menembus angka tiga juta penonton live streaming.

Bara menjadi salah satu anggota sekaligus pemandu dalam kelompok Para Pencari Hantu yang memimpin penelusuran mistis tersebut. Namun, ambisinya untuk meraih popularitas dan angka penonton justru membawa kelompoknya ke dalam situasi yang semakin berbahaya.
Diungkapkan oleh Elang El Gibran, bahwa memerankan Bara menjadi tantangan tersendiri dalam perjalanan kariernya sebagai aktor. Ia harus keluar dari zona nyaman dan menampilkan sisi karakter yang jauh berbeda dari kepribadiannya di kehidupan nyata.
"Kalau dari aku pribadi, yang paling menantang untuk karakter ini adalah bagaimana aku harus mengeluarkan sisi 'nakal' dari Elang. Karena di film ini, kalian bakal bete habis sama karakter Bara”, kata Elang El Gibran.
Karakter Bara digambarkan sebagai sosok yang begitu terobsesi pada konten viral dan jumlah penonton. Ambisi tersebut membuatnya mengambil berbagai keputusan yang memicu emosi penonton ketika keselamatan teman-temannya mulai dipertaruhkan di tengah teror yang mengintai Rumah Sakit Angker Korea.

Tak hanya menyuguhkan misteri dari Ruang 402 yang menyimpan berbagai kejadian mengerikan, film ini juga menghadirkan horor psikologis melalui konflik antarkarakter. Penonton diajak menyaksikan bagaimana obsesi terhadap popularitas dapat mengaburkan batas antara keberanian dan kecerobohan.
Menariknya, pengalaman syuting film ini justru menjadi hal yang menyenangkan bagi Elang El Gibran. Berbeda dengan karakter Bara yang penuh kontroversi, ia mengaku sangat menyukai hal-hal berbau mistis sehingga proses produksi menjadi pengalaman yang berkesan.
"Sebagai seseorang yang senang banget sama hal-hal mistis seperti di sini, justru ini jadi pengalaman yang menarik banget buatku. Benar-benar pengalaman syuting yang berbeda”, tutur Elang El Gibran.
Perpaduan antara horor, misteri, dan konflik emosional menjadi daya tarik utama 402 Rumah Sakit Angker Korea. Penonton tidak hanya dibuat tegang oleh teror supranatural yang menghantui rumah sakit tersebut, tetapi juga dibuat geregetan oleh keputusan-keputusan Bara yang kerap mengutamakan angka viewers dibanding keselamatan kelompoknya.

Kini, tantangan terbesar bagi penonton adalah menahan emosi ketika menyaksikan seberapa jauh Bara akan melangkah demi mencapai target tiga juta viewers. Akankah ambisinya membawa seluruh anggota tim keluar dengan selamat, atau justru menjadi awal dari mimpi buruk yang tak pernah mereka bayangkan?
402 Rumah Sakit Angker Korea masih tayang di seluruh bioskop Indonesia. Film ini turut dibintangi Arbani Yasiz, Saputra Kori, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, Jang Hansol, dan Aylena Fusil, siap menghadirkan pengalaman horor yang menegangkan sekaligus menguras emosi penonton. (alvin; foto hrsak)