Indonesiasenang-, JAKARTA — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI) bersama Permata Sanny Peduli. Kedua lembaga ini menyalurkan 100 paket sembako kepada jurnalis di Jakarta menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap para jurnalis yang tetap menjalankan tugas peliputan di tengah ibadah puasa hingga mendekati Lebaran.

Bentuk Kepedulian untuk Insan Pers
Founder Permata Sanny Peduli, Permata Sanny Warokka, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat kembali berbagi di bulan penuh berkah.

“Kami sangat bahagia bisa kembali menyalurkan 100 paket sembako Lebaran bagi para jurnalis di Jakarta melalui YPJI,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian tulus kepada para jurnalis yang selama ini berperan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Jurnalis menerima bantuan sembako menjelang Idul Fitri di Jakarta.

Ramadan Momentum Perkuat Empati
Menurut Permata, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat empati dan kebersamaan.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi berkah dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Kami ingin terus hadir dan berbagi dengan sesama,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua YPJI, Andi Arif, yang mengapresiasi kolaborasi ini. Ia menyebut kegiatan berbagi sembako telah menjadi agenda rutin setiap Ramadan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan insan pers.

Lebih dari Sekadar Bantuan
Tak hanya memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang hangat. Para jurnalis yang hadir merasakan kebersamaan di tengah padatnya aktivitas peliputan.

Menjelang Lebaran, kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat. Oleh karena itu, bantuan sembako seperti ini dinilai sangat membantu dan memberikan dampak nyata bagi para penerima.

Kegiatan sosial Ramadan YPJI bersama Permata Sanny Peduli berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Menginspirasi Kepedulian Sosial
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa aksi sosial dapat dilakukan oleh siapa saja. Tidak harus dalam skala besar, yang terpenting adalah niat untuk berbagi dan membantu sesama.

Dengan semangat Ramadan, YPJI dan Permata Sanny Peduli berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menebar kebaikan.

Pada akhirnya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperluas empati dan menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain. (kintan; praba)