Indonesiasenang-, Wulan Guritno kembali mengambil tantangan baru dalam karier aktingnya. Aktris senior tersebut didapuk memerankan karakter Aminah dalam film SOFIA, sebuah film psychological horror produksi Lasisi Pictures yang resmi memperkenalkan jajaran pemainnya dalam acara Press Conference Cast Reveal di Cinepolis Senayan Park, Jakarta, Senin (13/07/2026).
Bagi Wulan Guritno, alasan utama menerima tawaran bermain di SOFIA bukan semata karena genre horor, melainkan kekuatan cerita dan karakter yang ditawarkan.
"Perasaan saya saat pertama kali ditawari bermain di film SOFIA adalah, 'Wow, luar biasa juga.' Setelah membaca naskahnya, saya merasa belum pernah memerankan karakter seperti ini. Itu menjadi tantangan baru bagi saya sebagai seorang aktris”, kata Wulan Guritno.

Dalam film ini, Wulan Guritno memerankan Aminah, seorang istri yang patuh kepada suaminya dan ibu dari dua anak. Namun, di balik kehidupan keluarganya, karakter Aminah menyimpan konflik emosional yang menjadi bagian penting dari perjalanan cerita.
Menurut Wulan Guritno, proses membangun karakter Aminah dilakukan secara mendalam bersama sutradara Adis Kayl Yurahmah dan penulis Benyamin Bernard Chenier. Seluruh pemain tidak hanya menjalani reading naskah, tetapi juga membedah setiap adegan untuk memahami latar belakang psikologis setiap tokoh.
"Kami membedah skenario bersama. Jadi bukan sekadar reading, tetapi benar-benar mengupas setiap detail cerita bersama penulis dan sutradara. Kami berdiskusi apakah setiap adegan masuk akal, bagaimana motivasi karakternya, dan bagaimana menyampaikannya agar terasa natural. Menurut saya, proses seperti itu sangat menyenangkan”, tutur Wulan Guritno.
Selain pendalaman karakter, Wulan Guritno juga harus menjalani latihan fisik untuk mendukung sejumlah adegan yang cukup intens dalam film tersebut. "Saya juga menjalani latihan untuk adegan-adegan fisik. Bukan action dalam arti berkelahi, tetapi karena di film ini terdapat cukup banyak adegan brutal yang membutuhkan persiapan khusus agar tetap aman dan terlihat meyakinkan di layar”,ungkapnya.

Film SOFIA sendiri disutradarai Adis Kayl Yurahmah dan mengangkat genre psychological horror yang lebih menitikberatkan pada kondisi psikologis manusia dibanding sekadar menghadirkan teror.
"Film ini bukan hanya mengungkap misteri, tetapi menggali lapisan terdalam psikologi manusia hingga mencapai titik terendahnya”, ujar Adis Kayl Yurahmah.
Ditambahkan oleh Ade Abu selaku produser, bahwa seluruh pemain dipilih melalui proses casting yang panjang dengan mengutamakan kecocokan karakter. "Kami memilih pemain berdasarkan kemampuan mereka menghidupkan karakter. Saya selalu percaya bahwa setiap naskah akan menemukan aktor yang tepat”, katanya.
Selain Wulan Guritno, film SOFIA juga dibintangi Anantya Rezki Kirana sebagai Sofia, Nugie sebagai Amir, Kiki Narendra sebagai Sidik, Carissa Perusset sebagai Dalia, Leony sebagai Aileen, Habil Nugraha sebagai Farel, serta Ayu Diandra.
Dengan jajaran pemain lintas generasi dan cerita yang mengangkat trauma, kekerasan, serta misteri psikologis, SOFIA diharapkan menghadirkan pengalaman horor yang berbeda bagi penonton Indonesia.

Bagi Wulan Guritno, film ini menjadi salah satu proyek yang paling menantang karena menuntut eksplorasi emosi yang mendalam.
"Yang paling membuat saya tertarik tentu saja adalah ceritanya. Bagi saya, naskah selalu menjadi pertimbangan utama sebelum hal-hal lain. Kalau ceritanya kuat, saya siap menerima tantangan itu”, pungkas Wulan Guritno. (dewa; foto tcs)