Indonesiasenang-, Ajang pencarian bakat menyanyi Bintang Radio Indonesia 2026 resmi melahirkan juara baru. William Wijaya dari RRI Jakarta berhasil meraih Juara 1 kategori putra, sedangkan Shasyelfa Setyaning dari RRI Bandung keluar sebagai Juara 1 kategori putri sekaligus menyabet gelar Juara Favorit.
Pengumuman pemenang berlangsung dalam Result Show Bintang Radio Indonesia 2026 di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta, Sabtu (31/10/2026). Momen tersebut menjadi puncak kompetisi setelah para peserta melewati serangkaian tahapan, mulai dari pendaftaran, babak penyisihan hingga Grand Final pada 28–29 Oktober 2026.
Persaingan di babak nasional tahun ini diikuti 10 finalis terbaik yang merupakan perwakilan dari berbagai stasiun RRI di Indonesia. Mereka terbagi dalam dua kategori, yakni lima finalis putra dan lima finalis putri.
Pada kategori putra, William Wijaya dari RRI Jakarta berhasil menduduki posisi tertinggi dengan perolehan 127.025 suara. Ia mengungguli Umar Thalib La Waru dari RRI Kendari yang meraih Juara 2 dengan 86.068 suara.
Sementara itu, Muhammad Hamzah dari RRI Pontianak menempati Juara 3 dengan 43.809 suara. Posisi Juara Harapan 1 diraih Muhammad Angga Fahlika dari RRI Samarinda dengan 21.380 suara, sedangkan Billy Christopher Supit dari RRI Singaraja memperoleh Juara Harapan 2 dengan 36.891 suara.
Persaingan kategori putri juga berlangsung ketat. Shasyelfa Setyaning dari RRI Bandung berhasil meraih Juara 1 sekaligus Juara Favorit dengan perolehan suara tertinggi, yakni 263.550 suara.
Posisi Juara 2 ditempati Leony Almeida Sinter dari RRI Banjarmasin dengan 101.553 suara. Berikutnya, Keysha Diva Azzahra Putri Susanto dari RRI Semarang meraih Juara 3 dengan 106.634 suara.
Sementara Kanaya Sheva Alea Gershan dari RRI Makassar memperoleh Juara Harapan 1 dengan 38.995 suara. Adapun Hugies Imelda Putri dari RRI Bandar Lampung meraih Juara Harapan 2 dengan 40.491 suara.
Dalam sambutannya Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) periode 2021–2026, Dr. I. Hendrasmo, S.I.P., M.A., menyampaikan kebanggaannya terhadap para finalis yang dinilai menjadi representasi generasi muda penerus dunia musik Indonesia.
Menurut Dr. I. Hendrasmo, S.I.P., M.A., Bintang Radio memiliki sejarah panjang dalam melahirkan penyanyi berbakat Tanah Air. Sejak pertama kali diselenggarakan 75 tahun lalu, ajang tersebut telah menjadi panggung bagi sejumlah nama besar, seperti Titiek Puspa, Broery Marantika, dan Hetty Koes Endang.
Namun, perkembangan teknologi membuat Bintang Radio kini memiliki tantangan dan cara penilaian yang berbeda dibandingkan masa lalu. Jika dahulu kemampuan peserta dikenal melalui siaran radio, sekarang para finalis juga dapat menjangkau masyarakat melalui TikTok, Instagram Reels, Spotify, Instagram, hingga RRI Digital.
Selain kemampuan vokal, peserta juga dituntut memiliki karakter, kemampuan penampilan, aura bintang, serta dukungan publik melalui sistem voting.
Mengusung tema “Suara Baru, Indonesia Maju: Dari Mikrofon Untuk Negeri dan Dunia”, Bintang Radio Indonesia 2026 memberikan ruang bagi generasi Z untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka di tengah perkembangan industri musik digital.
Ditegaskan oleh Dr. I. Hendrasmo, S.I.P., M.A., bahwa generasi muda tidak hanya dituntut memiliki kemampuan bernyanyi, tetapi juga mampu menyampaikan pesan positif melalui karya dan suara mereka. Ia juga mengingatkan agar para finalis menggunakan popularitas dan kemampuan bermusik untuk menyuarakan kebenaran, membangun toleransi, serta melawan penyebaran hoaks.
“Gen Z bukan generasi galau, tetapi generasi suara. Kalian berani speak up soal mental health, soal lingkungan, soal toleransi, itu modal penyanyi hebat”, ujar Dr. I. Hendrasmo, S.I.P., M.A.
Sementara itu, juri Bintang Radio Indonesia 2026, Bemby Noor, yang mewakili dua juri lainnya, yakni Mita Lestari dan Ferdy Tahier, menyampaikan bahwa seluruh finalis telah memberikan penampilan maksimal sepanjang kompetisi.
Menurut Bemby Noor, proses penilaian dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan hasil penilaian dewan juri yang dikombinasikan dengan perolehan voting publik. Ia mengungkapkan, para peserta memiliki kualitas vokal dan karakter penampilan yang baik sehingga persaingan untuk menentukan pemenang berlangsung cukup ketat.
“Kami dewan juri bertiga sepakat di Bintang Radio 2026 ini penampilannya sangat maksimal. Semua peserta sangat maksimal, sehingga kami pun menilai itu benar-benar objektif”, kata Bemby Noor.
Selain itu Bemby Noor juga menyoroti kualitas para finalis putri yang berhasil menunjukkan teknik vokal, interpretasi lagu, dan penampilan panggung yang kuat.
Lebih dari sekadar kompetisi menyanyi, Bintang Radio Indonesia diharapkan menjadi pintu masuk bagi para pemenang untuk mengembangkan karier profesional di industri musik nasional.
Dr. I. Hendrasmo, S.I.P., M.A., menyampaikan bahwa RRI telah menyiapkan single bagi para finalis sebagai langkah awal untuk merambah industri musik Indonesia. Ia pun berpesan agar para pemenang tidak berhenti berkarya setelah kompetisi berakhir.
“Bernyanyilah dengan hati, jangan takut salah nada, takutlah kalau suaramu tidak membawa kebaikan. Tunjukkan bahwa Gen Z bisa viral karena kualitas, bukan karena sensasi”, tutur Dr. I. Hendrasmo, S.I.P., M.A.
Melalui Bintang Radio Indonesia 2026, RRI kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi ruang lahirnya talenta-talenta musik baru sekaligus memberikan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional maupun dunia. (sugali; foto tcs)