Indonesiasenang-, JAKARTA — Kulit kamu sering terasa kering setelah mencuci wajah, mudah memerah, muncul rasa perih saat memakai skincare, hingga lebih sensitif terhadap cuaca dan polusi? Hati-hati, banyak perempuan menganggap kondisi tersebut sebagai masalah kulit biasa, padahal bisa menjadi tanda bahwa skin barrier atau lapisan pelindung kulit sedang mengalami gangguan.
Tidak sedikit orang yang fokus menggunakan serum, moisturizer, atau berbagai bahan aktif untuk memperbaiki kondisi kulit. Namun, tanpa disadari, kesalahan justru sering terjadi pada tahap paling awal dalam rutinitas perawatan wajah, yakni proses membersihkan kulit.
Kesalahan Cleansing yang Sering Diabaikan
Penggunaan pembersih yang terlalu keras, kebiasaan menggosok wajah berlebihan saat menghapus makeup, hingga pemilihan produk yang kurang sesuai dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya. Akibatnya, skin barrier menjadi lebih rentan mengalami iritasi, kemerahan, dan dehidrasi.
Paragon Skincare Scientist, Delfianti Pratiwi, menjelaskan bahwa menjaga kesehatan skin barrier tidak hanya dilakukan melalui penggunaan pelembap, tetapi harus dimulai sejak tahap cleansing dan skin preparation.
“Healthy skin barrier bukan cuma soal kulit terasa lembap, tapi juga tentang bagaimana kulit diperlakukan setiap hari. Banyak tanda barrier stress yang sering tidak disadari, seperti kulit terasa tight setelah cleansing, lebih gampang merah, atau terasa lebih sensitif dari biasanya,” ujarnya.
Menurut Delfianti, proses cleansing yang terlalu harsh dan gesekan berlebih saat membersihkan wajah dapat memengaruhi kenyamanan serta kondisi skin barrier. Karena itu, penting memilih produk yang mampu membersihkan wajah secara efektif tanpa menghilangkan kelembapan alami kulit.
Tren Perawatan Kulit Kini Berfokus pada Skin Barrier
Melihat kebutuhan tersebut, Wardah menghadirkan dua inovasi terbaru yang diperkenalkan dalam talkshow bertajuk The Healthy Skin Barrier Starts with Wardah Cleansing Balm & Toner Pad di ajang The Beauty Fashion Fragrance (BFF) Festival 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Dua produk terbaru tersebut adalah Wardah Barrier Soothe Twist Cleansing Balm dan Wardah Barrier Calming Toner Pad, yang dirancang untuk membantu menjaga kesehatan skin barrier sejak langkah paling awal dalam rutinitas skincare.
Wardah Barrier Soothe Twist Cleansing Balm hadir sebagai solusi bagi pengguna makeup aktif yang membutuhkan pembersih wajah efektif namun tetap lembut di kulit.
Produk ini mengandung Guaiazulene yang membantu menenangkan kulit, Hyaluronic Acid untuk menjaga hidrasi, Squalane yang membantu mempertahankan kelembapan, serta Amino Acid yang mendukung fungsi pelindung alami kulit.
Keunggulan lainnya terletak pada kemampuannya membantu melelehkan makeup dan sunscreen hanya dalam waktu 10 detik. Produk ini juga menggunakan inovasi zero-mess twist packaging yang praktis tanpa spatula sehingga lebih higienis dan nyaman digunakan sehari-hari.
Cukup dengan memutar kemasan sesuai kebutuhan, teksturnya akan berubah dari balm menjadi oil, lalu menjadi milk saat terkena air. Proses ini membantu membersihkan wajah secara menyeluruh tanpa meninggalkan sensasi kulit tertarik setelah cleansing.
Hasil uji klinis menunjukkan adanya penurunan kemerahan kulit hingga 15,92 persen dalam tujuh hari, berkurangnya tampilan pori sebesar 8,11 persen dalam periode yang sama, serta peningkatan hidrasi kulit hingga 338,41 persen dalam 14 hari penggunaan.
Toner Pad Praktis untuk Menenangkan Kulit yang Stres
Melengkapi rangkaian perawatan barrier care, Wardah juga menghadirkan Barrier Calming Toner Pad yang dirancang untuk membantu menenangkan kulit yang mengalami flare-up akibat paparan sinar UV, polusi, cuaca ekstrem, maupun aktivitas sehari-hari.
Toner pad ini diperkaya dengan Madecassoside, Ectoin, dan Beta Glucan yang bekerja membantu meredakan kemerahan, menjaga kelembapan, sekaligus memperkuat skin barrier.
Format pre-soaked pad yang praktis membuatnya mudah digunakan kapan saja, bahkan saat pengguna memiliki aktivitas yang padat. Produk ini juga dapat diaplikasikan menggunakan metode Chizu Saeki Method (CSM), yaitu dengan menempelkan toner pad pada area kulit yang terasa panas atau tidak nyaman untuk memberikan sensasi calming dan cooling hanya dalam beberapa menit.
Melalui peluncuran kedua produk ini, Wardah menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi skincare yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata perempuan Indonesia yang aktif dan dinamis. Sebab, memiliki kulit sehat tidak selalu dimulai dari langkah yang rumit, melainkan dari kebiasaan sederhana merawat skin barrier dengan cara yang tepat sejak tahap pertama skincare routine. (kintan; humwar)