Indonesiasenang-, Ekspedisi nasional Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025 resmi dimulai. PT Toyota-Astra Motor (TAM) melepas satu unit New Veloz Hybrid EV dari Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (2/12/2025) yang lalu sebagai titik awal perjalanan panjang melintasi Indonesia dari timur menuju barat.

Berbeda dari kegiatan uji coba biasa, ekspedisi ini hanya mengandalkan satu unit kendaraan yang dikemudikan secara estafet oleh 11 media nasional selama lebih dari 50 hari perjalanan. Rute yang disiapkan mencerminkan karakter jalan Indonesia yang beragam, mulai dari kawasan pesisir, jalur pegunungan, perkotaan padat, hingga jalan pedesaan.

Toyota menyebut ekspedisi ini sebagai pembuktian nyata kesiapan teknologi hybrid mereka untuk digunakan sehari-hari di Indonesia, sekaligus menegaskan komitmen elektrifikasi melalui semangat Toyota Ada untuk Indonesia.

Etape awal ekspedisi membawa New Veloz Hybrid EV menjelajah Pulau Lombok sebelum menyeberang ke Bali. Tanjakan panjang, tikungan sempit, dan lalu lintas padat menjadi menu utama yang harus dihadapi sejak hari pertama.

Salah satu ujian krusial terjadi di jalur menuju Sembalun, Lombok. Mesin bensin 1.496 cc 2NR-VEX yang dipadukan dengan motor listrik menunjukkan karakter tenaga yang halus namun responsif. Bantuan motor listrik membuat akselerasi terasa instan, terutama saat menghadapi tanjakan curam.

Transmisi eCVT bekerja konsisten menjaga aliran tenaga tetap halus, baik di kondisi menanjak, turunan panjang, maupun saat berkendara stop and go di kawasan wisata Bali.

Meski digunakan di rute berat yang tidak ideal untuk pengujian konsumsi bahan bakar, New Veloz Hybrid EV tetap mencatatkan angka efisiensi yang kompetitif. Selama etape pertama, konsumsi bahan bakar berada di kisaran 19 km per liter pada rute menanjak, dan meningkat hingga lebih dari 24 km per liter di jalur datar.

Angka tersebut memperkuat klaim bahwa teknologi hybrid Toyota tidak hanya cocok untuk penggunaan perkotaan, tetapi juga mampu diandalkan dalam perjalanan jarak jauh dan lintas pulau.

Ekspedisi ini juga menjadi perjalanan wisata otomotif yang menampilkan keindahan alam Indonesia. Dari Mandalika dan kawasan Rinjani, Pantai Pandawa di Bali, hingga kawasan hutan purba De Djawatan di Banyuwangi, Veloz Hybrid EV melaju di tengah lanskap yang kontras namun memikat.

Total jarak tempuh etape pertama mencapai sekitar 700 km, dengan odometer kendaraan telah melewati angka 1.000 km sejak awal perjalanan. Sepanjang rute tersebut, kendaraan beroperasi tanpa kendala teknis berarti.

Usai menuntaskan etape awal, tongkat estafet Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025 resmi diserahkan ke tim media berikutnya untuk melanjutkan perjalanan menuju wilayah barat Indonesia.

Melalui ekspedisi ini, Toyota ingin menunjukkan bahwa elektrifikasi bukan sekadar konsep, melainkan solusi mobilitas yang siap digunakan untuk menjelajah Nusantara, bahkan dalam kondisi jalan yang menantang. (yogi; fotro hti)