Indonesiasenang-, JAKARTA, 9 September 2026 – Kontribusi sosial tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Melalui berbagai program yang melibatkan pelanggan, karyawan, komunitas, serta organisasi mitra, UNIQLO Indonesia terus menghadirkan inisiatif yang menyasar kebutuhan masyarakat, mulai dari dukungan bagi guru honorer, donasi pakaian, hingga bantuan untuk masyarakat terdampak bencana alam.

Semangat tersebut menjadi bagian dari konsep The Power of Small Acts, yaitu keyakinan bahwa tindakan sederhana yang dilakukan bersama dapat berkembang menjadi dampak yang lebih besar. Bagi UNIQLO, pendekatan ini juga sejalan dengan konsep The Power of Clothing, yang memandang pakaian bukan hanya sebagai kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat memberikan kenyamanan dan menjadi bagian dari kontribusi kepada sesama.

Corporate Affairs Director PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO), Irma Yunita, mengatakan pakaian memiliki makna yang lebih luas dari sekadar kebutuhan sehari-hari.
“Di UNIQLO, kami percaya bahwa pakaian memiliki kekuatan yang melampaui fungsinya sebagai kebutuhan sehari-hari. Pakaian dapat menghadirkan rasa nyaman, menjaga martabat, membuka kesempatan, dan menjadi cara sederhana bagi setiap orang untuk berkontribusi kepada sesama. Inilah yang kami sebut sebagai The Power of Clothing,” ungkap Irma Yunita.

UNIQLO Indonesia mendukung 1.000 guru honorer melalui program sosial

Dukung 1.000 Guru Honorer
Salah satu program yang menjadi bentuk nyata kepedulian UNIQLO adalah program Satu untuk 1.000 yang dijalankan bersama Kitabisa. Program ini mengajak pelanggan berkontribusi melalui transaksi selama periode 1–31 Agustus 2026 dalam rangka memperingati Kemerdekaan Indonesia.

Setiap transaksi dikonversikan menjadi donasi Rp. 1.000. Dari inisiatif tersebut, UNIQLO berhasil mengumpulkan bantuan senilai Rp1 miliar dan 1.400 pakaian untuk mendukung 1.000 guru honorer di berbagai wilayah Indonesia.

Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk tunjangan sebesar Rp. 500.000 per bulan, sekaligus pakaian sehari-hari, termasuk koleksi hijab UNIQLO. Sebelumnya, melalui program Satu untuk Seribu bersama Kitabisa, dukungan juga telah menjangkau 1.000 guru honorer di 12 provinsi, dengan 70 persen penerima manfaat berada di wilayah Indonesia Timur dan 69 persen di antaranya merupakan guru perempuan.

RE.UNIQLO Community Day menyalurkan pakaian layak pakai kepada masyarakat

Donasi Pakaian hingga Wilayah Bencana
Kepedulian UNIQLO juga diwujudkan melalui RE.UNIQLO Community Day. Sepanjang September 2025 hingga Agustus 2026, sebanyak 12.000 pakaian layak pakai hasil donasi pelanggan disalurkan kepada 1.000 keluarga di Bekasi Barat.

Sementara pakaian yang sudah tidak layak digunakan tidak begitu saja menjadi limbah. UNIQLO berkolaborasi dengan PABLE Indonesia mengolah 600 kilogram pakaian menjadi sekitar 3.600 meter kain daur ulang. Material tersebut direncanakan digunakan untuk membuat tas ransel sekolah yang akan disalurkan kepada anak-anak di wilayah terdampak bencana, khususnya Sumatra dan Aceh Utara.

Dalam situasi bencana, dukungan UNIQLO diperluas melalui bantuan kemanusiaan. Untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatra, UNIQLO telah menyalurkan dukungan senilai Rp. 11,1 miliar dan 30.000 pakaian, yang menjangkau lebih dari 67.000 penerima manfaat.

Bantuan UNIQLO Indonesia untuk masyarakat terdampak bencana

Bantuan tersebut mencakup pakaian, kebutuhan air bersih dan sanitasi, perlindungan anak dan perempuan, dukungan psikososial, serta pendidikan darurat. Penyalurannya dilakukan melalui sejumlah mitra, antara lain Palang Merah Indonesia, Save the Children Indonesia, Plan International Indonesia, dan Kemenko PM.

Dukungan serupa juga diberikan kepada masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur, serta korban kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Di Flores, bantuan tahap awal mencapai Rp500 juta, sedangkan untuk Lombok UNIQLO memberikan bantuan senilai Rp250 juta melalui PMI.

Dari Pendidikan hingga Perdamaian
Program sosial UNIQLO juga menyentuh isu pendidikan dan perlindungan anak melalui PEACE FOR ALL. Di Indonesia, keuntungan penjualan T-shirt amal tersebut diteruskan melalui Save the Children untuk mendukung sekolah di Bandung dan Yogyakarta.

Program PEACE FOR ALL UNIQLO mendukung pendidikan dan perlindungan anak

Program ini mencakup berbagai kegiatan, mulai dari anti-bullying, lingkungan belajar yang aman dan inklusif, hingga perbaikan fasilitas sekolah. Secara keseluruhan, implementasi di Indonesia telah menjangkau berbagai sekolah dan ekosistem masyarakat di sekitarnya.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, UNIQLO menegaskan bahwa kontribusi sosial bukan sekadar program sesaat. Perusahaan melihat perubahan sebagai hasil dari banyak tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten bersama pelanggan, karyawan, komunitas, dan organisasi sosial. (kintan)