Thailand Bawa Produk Bersertifikasi Halal di IFRA 2026, Pererat Hubungan Dagang Bersama Indonesia

Thailand hadir di IFRA 2026 dengan sembilan exhibitor dan produk F&B bersertifikasi halal. Simak peluang franchise Thailand dan hubungan dagang dengan Indonesia.

Thailand Bawa Produk Bersertifikasi Halal di IFRA 2026, Pererat Hubungan Dagang Bersama Indonesia

Indonesiasenang-, JAKARTA – Thailand turut meramaikan ajang Indonesia Franchise & License Expo (IFRA) 2026 dengan membawa sejumlah pelaku usaha waralaba dan produk unggulan untuk diperkenalkan kepada pasar Indonesia. Kehadiran delegasi Thailand tidak hanya menjadi momentum untuk memperluas bisnis, tetapi juga memperkuat hubungan perdagangan antara Thailand dan Indonesia.

Melalui Department of International Trade Promotion (DITP), Kementerian Perdagangan Thailand, sebanyak sembilan exhibitor asal Thailand hadir dalam IFRA 2026. Mayoritas peserta merupakan pelaku bisnis franchise yang melihat Indonesia sebagai pasar potensial untuk pengembangan usaha.

nassaree-pathan-ditp-thailand-ifra-2026
Nassaree Pathan dari DITP Thailand menjelaskan keikutsertaan Thailand di IFRA 2026.

Nassaree PathanDeputy Commercial Attaché, Department of International Trade Promotion (DITP), Ministry of Commerce Thailand mengatakan, kehadiran sembilan exhibitor tersebut merupakan bagian dari upaya menjembatani pelaku usaha Thailand dengan investor dan mitra bisnis di Indonesia, termasuk melalui kegiatan business matching. Sejumlah merek asal Thailand yang dipastikan hadir meramaikan materi promosi IFRA 2026 meliputi Kowrama, English Corner, Toro Fries, Clickrobot, Khiang, Tummour, Lao Yuan, Fresh Me, Ojisan, Math Talent, hingga Moomgapau.

“DITP membawa sembilan entrepreneur atau exhibitor dari Thailand. Sebagian besar merupakan bisnis franchise. Kami berperan sebagai jembatan untuk menghubungkan para pengusaha Thailand dengan investor Indonesia, termasuk melalui kegiatan business matching,” ujarnya.

Dari sembilan exhibitor tersebut, lima di antaranya bergerak di sektor food and beverage (F&B). Menariknya, sebagian produk F&B yang dibawa telah memiliki sertifikasi halal dari Thailand, sehingga dinilai memiliki peluang untuk diterima di pasar Indonesia yang memiliki kebutuhan besar terhadap produk halal.

“Dari sembilan exhibitor, ada lima yang bergerak di bidang food and beverage. Sebagian besar sudah memiliki sertifikasi halal dari Thailand. Kami juga terbuka dan siap membantu mereka menyesuaikan sertifikasi dengan ketentuan halal di Indonesia sehingga dapat dikembangkan melalui sistem franchise di sini,” jelasnya.

booth-thailand-ifra-2026
Booth exhibitor Thailand dalam ajang IFRA 2026 di Indonesia.

Kurasi Franchise Thailand untuk Pasar Indonesia
Tidak semua pelaku usaha Thailand secara otomatis dibawa untuk mengikuti pameran di Indonesia. DITP melakukan proses kurasi dengan mempertimbangkan kualitas bisnis serta kesesuaiannya dengan kebutuhan pasar Indonesia.
Para entrepreneur Thailand yang tertarik mengembangkan bisnis di Indonesia terlebih dahulu mengajukan aplikasi kepada DITP. Selanjutnya, aplikasi tersebut direview oleh kantor DITP di Jakarta sebelum ditentukan bisnis yang dinilai paling potensial.

“Kami menghubungi para entrepreneur Thailand yang memiliki ketertarikan untuk mengembangkan bisnis di Indonesia. Mereka kemudian mengirimkan application, yang selanjutnya direview oleh kantor DITP di Jakarta. Dari proses tersebut, kami memilih bisnis-bisnis yang memiliki kualitas dan dinilai sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia,” katanya lebih lanjut.

Menurut DITP Thailand, peluang pasar Indonesia semakin menarik seiring dengan pertumbuhan kelas menengah serta meningkatnya permintaan terhadap produk berkualitas dan brand yang terpercaya.
Indonesia juga dinilai memiliki pasar yang besar sehingga menjadi salah satu tujuan ekspansi penting bagi bisnis Thailand di kawasan Asia Tenggara.

franchise-thailand-ifra-2026-indonesia
Pelaku franchise Thailand memperkenalkan peluang bisnis di Indonesia melalui IFRA 2026.

Tak Sekadar Bisnis, Perkuat Hubungan Thailand dan Indonesia
Keikutsertaan Thailand dalam IFRA 2026 diharapkan tidak berhenti pada peluang investasi dan ekspansi franchise. DITP juga melihat ajang ini sebagai sarana untuk membangun hubungan jangka panjang antara pelaku usaha kedua negara.

“Kami berharap yang berkembang bukan hanya hubungan bisnis, tetapi juga hubungan antarnegara dan antarkultur. Jadi, kami ingin membangun hubungan jangka panjang antara Thailand dan Indonesia, tidak hanya dalam bisnis,” pungkasnya.

Kehadiran sembilan exhibitor Thailand di IFRA 2026 sekaligus menunjukkan semakin terbukanya peluang kolaborasi di sektor waralaba, F&B, produk halal, investasi, dan perdagangan antara kedua negara. Dengan dukungan business matching dan proses kurasi, produk serta brand Thailand diharapkan dapat semakin dikenal dan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang di pasar Indonesia. (kintan)


Share Tweet Send
0 Komentar
Memuat...
You've successfully subscribed to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Great! Next, complete checkout for full access to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Welcome back! You've successfully signed in
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.