Indonesiasenang-, Penyanyi wanita Rona Keller mulai mematangkan persiapan menjelang konser tunggal perdananya yang akan digelar pada Sabtu, 7 November 2026, di Bogor, Jawa Barat. Meski persiapan telah mencapai 80 persen, rasa gugup masih menyertai langkahnya menuju momen penting dalam perjalanan karier musiknya.
Bagi Rona Keller, perasaan deg-degan menjelang konser tunggal merupakan hal yang wajar. Namun, alih-alih menjadi beban, rasa gugup tersebut justru menjadi dorongan untuk mempersiapkan penampilan sebaik mungkin.
“Jujur, pasti ada rasa deg-degan. Saya rasa semua artis yang menggelar konser tunggal pasti merasakan hal yang sama. Tapi, menurut saya, itu justru membuat saya semakin terpacu", tutur Rona Keller.
Menjelang hari pertunjukan, persiapan dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari penampilan visual hingga pematangan materi musik. Untuk urusan busana, Rona Keller mendapat dukungan dari desainer Indonesia, Oval, yang telah menyiapkan sejumlah gaun untuk menunjang penampilannya di atas panggung.
Sementara itu, latihan vokal dan pemilihan lagu terus dilakukan agar setiap penampilan dapat tersaji dengan maksimal. Rona Keller menyiapkan repertoar yang memadukan tiga unsur, yakni single terbarunya, sejumlah lagu milik rekan-rekan sesama artis, serta lagu-lagu daerah dari kampung halamannya, Manado.
Perpaduan tersebut menjadi bagian penting dari konsep konser perdananya. Tidak hanya memperkenalkan karya terbaru, Rona Keller juga ingin memberikan ruang bagi lagu-lagu yang memiliki kedekatan personal, baik melalui persahabatan di dunia musik maupun ikatan dengan tanah kelahirannya.
Bagi Rona Keller, konser tunggal bukan sekadar kesempatan untuk tampil di hadapan penonton. Ia memandang kepercayaan untuk menggelar pertunjukan sendiri sebagai sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk membagikan kebahagiaan melalui musik.
Rona Keller meyakini lagu memiliki kekuatan untuk menyentuh perasaan, menghadirkan kenangan, hingga memberikan semangat kepada pendengarnya. Keyakinan tersebut menjadi landasan bagi Rona Keller dalam mempersiapkan setiap penampilan agar tidak berhenti pada kemampuan bernyanyi, tetapi juga menyampaikan emosi dan makna di balik lagu.
Karena itu, penghayatan menjadi salah satu hal yang ingin ia kedepankan. Rona Keller berharap konser perdananya dapat menghadirkan suasana hangat antara dirinya dan para penggemar, sekaligus meninggalkan pengalaman yang berarti bagi siapa pun yang hadir.
Melalui pilihan lagu yang dekat dengan perjalanan hidupnya,Rona Keller ingin menjadikan panggung sebagai ruang berbagi cerita. Baginya, musik bukan hanya tentang suara dan penampilan, melainkan juga tentang ketulusan dalam menyampaikan pesan kepada orang lain.
Di tengah persiapan konser, Rona Keller mengaku sempat menerima tawaran untuk bermain dalam sebuah film layar lebar. Meski menjadi peluang untuk menjajaki bidang lain, tawaran tersebut masih dalam pertimbangan karena proses produksinya membutuhkan waktu cukup panjang dengan lokasi syuting di luar Jakarta.
Pengalaman sebelumnya membuat Rona Keller lebih berhati-hati dalam membagi waktu antara pekerjaan di dunia akting dan komitmennya sebagai penyanyi. Ia tidak ingin keterlibatan dalam satu proyek justru mengganggu tanggung jawab terhadap pekerjaan lainnya.
Situasi serupa juga terjadi ketika ia mendapat kesempatan untuk terlibat dalam produksi ketoprak humor di Yogyakarta. Namun, kesempatan tersebut belum dapat direalisasikan karena kendala jadwal.
Untuk sementara, Rona Keller memilih memusatkan perhatian pada karier musik, termasuk menyelesaikan persiapan konser tunggal perdana dan merancang karya berikutnya. Keputusan ini menjadi bagian dari upayanya menjaga konsistensi dalam membangun perjalanan sebagai penyanyi.
Setelah konser perdananya, Rona Keller berharap 2027 menjadi babak baru yang lebih baik dalam perjalanan kariernya. Ia ingin karya-karyanya semakin dikenal dan diterima oleh masyarakat luas, sekaligus mampu memberikan kekuatan bagi orang-orang yang mendengarkannya.
Konser di Bogor pada 7 November 2026 pun menjadi salah satu momentum penting untuk memperkenalkan sisi personal Rona Keller melalui musik. Perpaduan single terbaru, lagu-lagu rekan sesama artis, dan tembang daerah asal Manado diharapkan menghadirkan pertunjukan yang merefleksikan perjalanan serta nilai-nilai yang ia pegang.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Rona Keller berupaya mengubah rasa gugup menjadi energi positif untuk menyambut penampilan perdananya dalam format konser tunggal.
Lebih dari sekadar pencapaian di atas panggung, konser ini menjadi langkah bagi Rona Keller untuk mempererat hubungan dengan pendengar, membagikan kebahagiaan, dan melanjutkan perjalanan musiknya dengan harapan yang lebih luas. (sugali; foto rkp)