Indonesiasenang-, Kompleks Candi Prambanan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata budaya kelas dunia sekaligus simbol hubungan sejarah yang telah menghubungkan Indonesia dan India selama lebih dari 1.200 tahun. Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi ke situs warisan dunia UNESCO tersebut di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (08/07/2026).

Kunjungan kenegaraan tersebut tidak hanya menjadi agenda diplomatik, tetapi juga memperlihatkan bagaimana warisan budaya mampu menjadi jembatan persahabatan antardua bangsa yang telah terjalin sejak masa lampau.

Dalam sambutannya di Kompleks Candi Prambanan, PM Narendra Modi menegaskan bahwa candi Hindu terbesar di Indonesia itu merupakan simbol warisan budaya bersama yang telah menghubungkan Indonesia dan India selama lebih dari satu milenium.

"Ini adalah tempat yang menampilkan warisan budaya bersama antara kedua negara kita. Saya juga sangat beruntung bersama sahabat saya, Presiden Prabowo, untuk memulai proses restorasi kompleks candi yang megah ini”, kata Narendra Modi.

Menurutnya, kekayaan budaya Indonesia mengingatkan pada warisan budaya India. Nilai-nilai sejarah tersebut menjadi fondasi hubungan kedua negara yang tetap terjaga selama lebih dari 1.200 tahun berkat komitmen masyarakat dalam melestarikan peninggalan leluhur.

Ditegaskan oleh Narendra Modi, bahwa komitmen bersama Presiden Prabowo untuk menyelesaikan restorasi Kompleks Candi Prambanan sebelum 2029. Ia bahkan menyatakan akan kembali ke Indonesia guna meresmikan hasil restorasi tersebut dalam sebuah perayaan besar.

Selain menjadi proyek pelestarian budaya, restorasi itu diyakini akan semakin meningkatkan daya tarik wisata Prambanan bagi wisatawan maupun peziarah asal India.

"Saya dapat meyakinkan Anda, setelah upaya bersama kita dalam renovasi, jumlah wisatawan dan umat dari India akan tumbuh secara eksponensial di masa mendatang”, ujar Narendra Modi.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyebut Candi Prambanan sebagai salah satu mahakarya peradaban dunia yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus milik masyarakat dunia.

Menurut Presiden Prabowo Subianto, kunjungan bersama PM Modi memiliki makna yang sangat istimewa karena menjadi pengingat bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya dibangun melalui kerja sama politik, ekonomi, maupun pertahanan, tetapi juga berakar pada kebudayaan, ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.

"Candi Prambanan juga memiliki makna khusus bagi bangsa Indonesia dan bangsa India, karena relief kisah Ramayana yang terukir di dinding-dindingnya menjadi saksi dari kedekatan peradaban kedua bangsa kita”, ujar Prabowo Subianto.

Relief Ramayana yang menghiasi dinding candi menjadi bukti nyata bagaimana kisah budaya dari India telah berasimilasi dengan tradisi Nusantara selama berabad-abad, menjadikan Prambanan sebagai salah satu simbol hubungan lintas peradaban yang masih hidup hingga kini.

Rangkaian kunjungan diawali dari Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, tempat Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan PM Narendra Modi. Keduanya kemudian terbang menggunakan helikopter menuju Pangkalan TNI AU Adisutjipto sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kompleks Candi Prambanan.

Saat memasuki kawasan candi, kedua pemimpin sempat menikmati panorama Prambanan dari udara sebelum disambut Menteri Kebudayaan Fadli Zon, anak-anak sekolah mengenakan busana batik lurik, serta pertunjukan Tari Ramashinta yang diiringi gamelan.

Tarian klasik khas Yogyakarta tersebut menampilkan tokoh-tokoh Ramayana seperti Prabu Ramawijaya, Dewi Shinta, Raden Lesmana, dan Raden Wibisana, menghadirkan perpaduan harmonis antara budaya India dan tradisi Jawa yang telah berkembang selama berabad-abad.

Presiden Prabowo Subianto dan PM Narendra Modi kemudian meninjau kawasan utama Candi Prambanan, memperoleh penjelasan mengenai sejarah, arsitektur, dan nilai budaya situs tersebut. PM Modi juga melaksanakan ibadah Hindu di Candi Siwa, sementara sekitar 290 pandita dan umat Hindu mengikuti doa bersama di kawasan Candi Wisnu dan Candi Brahma.

Puncak kunjungan ditandai dengan penunjukan plakat kerja sama konservasi warisan budaya Indonesia-India untuk Candi Prambanan. Kesepakatan tersebut menjadi simbol komitmen kedua negara dalam menjaga salah satu warisan budaya dunia agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

Melalui kolaborasi konservasi tersebut, Indonesia dan India menunjukkan bahwa diplomasi budaya mampu berjalan seiring dengan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Prambanan pun tidak hanya menjadi destinasi wisata bersejarah, tetapi juga menjadi simbol persahabatan, dialog peradaban, dan hubungan diplomatik yang terus berkembang antara kedua negara selama lebih dari satu milenium. (yogi; foto bpmi)