Indonesiasenang-, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman mengajak wisatawan untuk menghabiskan momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan berkunjung ke Bumi Sembada. Beragam agenda wisata, hiburan, hingga atraksi seni budaya telah disiapkan guna menghadirkan pengalaman liburan yang hangat dan berkesan bagi keluarga.

Salah satu agenda unggulan yang dihadirkan adalah pementasan kesenian tradisional Jathilan di kawasan wisata Lereng Merapi. Melalui fasilitasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, Dispar menghadirkan pertunjukan seni rakyat yang sarat nilai budaya sekaligus menjadi daya tarik wisata di tengah suasana alam pegunungan yang sejuk.

Rangkaian pementasan Jathilan diawali dengan penampilan Grup Jathilan Turonggo Sakti di Panggung Tlogo Putri pada Kamis, 25 Desember 2025. Pertunjukan ini menjadi pembuka rangkaian atraksi seni yang akan digelar selama masa libur Nataru.

Disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dispar Sleman, Irawati Palupi Dewi, SE, M.Sc, MT., bahwa penyelenggaraan pentas kesenian di Lereng Merapi tidak hanya bertujuan memeriahkan destinasi wisata, tetapi juga memberi ruang bagi kelompok seni lokal untuk tampil dan berkembang.

“Adanya atraksi ini diharapkan dapat menambah daya tarik destinasi pariwisata sehingga meningkatkan kunjungan wisatawan di kawasan Lereng Merapi”, ujar Irawati Palupi Dewi, SE, M.Sc. MT.

Kesenian Jathilan dipilih karena mampu menjangkau berbagai segmen usia. Dengan gerakan yang rancak dan iringan musik yang dinamis, Jathilan dinilai mampu menambah kemeriahan suasana wisata di kawasan Tlogo Putri selama libur akhir tahun.

Masih di lokasi yang sama, pementasan Jathilan dijadwalkan berlangsung sebanyak tiga kali, yakni pada Rabu, 31 Desember 2025 dengan penampilan Grup Jathilan Macho Budoyo, Kamis, 1 Januari 2026 oleh Grup Trustho Wiloyo, serta Sabtu, 3 Januari 2026 bersama Grup Ngesti Rahayu.

Dispar Sleman pun mengajak masyarakat dan wisatawan untuk mengisi liburan Nataru dengan menikmati keindahan alam Lereng Merapi sembari menyaksikan pertunjukan seni tradisional yang menjadi identitas budaya lokal.

Guna mendukung kelancaran kegiatan selama periode Nataru, Dispar Sleman juga meminta seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan pariwisata memastikan kesiapan layanan wisata. Mulai dari ketersediaan petugas informasi, pemandu wisata, hingga petugas keamanan di masing-masing destinasi.

Selain itu, koordinasi lintas sektor turut diperkuat dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD Sleman, Polresta Sleman, serta SAR Linmas setempat demi menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berlibur di Kabupaten Sleman. (damar; foto dps)