Indonesiasenang-, PT Pegadaian terus memperkuat kontribusinya di sektor pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, Pegadaian meresmikan The Gade Creative Lounge (TGCL) hasil kerja sama dengan IPB University pada Selasa, 03 Februari 2026, di Kampus IPB, Bogor, dengan dukungan Pegadaian Peduli.
The Gade Creative Lounge merupakan ruang kolaboratif yang dirancang untuk mendukung aktivitas akademik, pengembangan kreativitas, serta peningkatan literasi mahasiswa. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pegadaian dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu pendidikan berkualitas.

TGCL IPB University tercatat sebagai TGCL ke-27 yang dihadirkan Pegadaian di lingkungan perguruan tinggi. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang diskusi, open space area, ruang podcast, hingga pojok literasi yang dapat dimanfaatkan mahasiswa sebagai ruang belajar bersama dan pengembangan ide inovatif.
Disampaikan oleh Eka Pebriansyah selaku Direktur Jaringan & Operasi PT Pegadaian, bahwa dunia pendidikan merupakan salah satu fokus utama program TJSL Pegadaian karena memiliki dampak jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.
“Melalui The Gade Creative Lounge, Pegadaian ingin menghadirkan ruang yang mendorong literasi keuangan, kreativitas, dan kolaborasi mahasiswa. Ini merupakan investasi sosial yang manfaatnya diharapkan terus tumbuh”, kata Eka Pebriansyah.

Ditambahkan oleh Eka Pebriansyah, Pegadaian secara konsisten membangun sinergi dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan memiliki pemahaman keuangan yang baik.
Sementara itu, Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet, STP, M.Si, mengapresiasi dukungan Pegadaian yang dinilai sejalan dengan transformasi IPB dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Menurut Dr. Alim Setiawan Slamet, STP, M.Si, perubahan teknologi digital telah mendorong transformasi fungsi ruang belajar, termasuk perpustakaan dan fasilitas akademik lainnya, menjadi ruang kolaboratif yang lebih dinamis.

“Creative lounge seperti ini memungkinkan mahasiswa tidak hanya belajar secara individual, tetapi juga berkolaborasi, berdiskusi, dan mengembangkan gagasan. Dari sinilah lahir inovasi yang berdampak bagi masyarakat”, ujar Dr. Alim Setiawan Slamet, STP, M.Si.
Lebih lanjut, Dr. Alim Setiawan Slamet, STP, M.Si, menekankan bahwa pendidikan masa kini tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kebijaksanaan mahasiswa, terutama di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
Selain sebagai ruang belajar, TGCL juga diharapkan menjadi titik awal pengembangan kerja sama lanjutan antara Pegadaian dan IPB, termasuk dalam kegiatan riset, literasi keuangan, serta program pemberdayaan masyarakat.

Pegadaian dan IPB juga membuka peluang kolaborasi melalui program The Gade Integrated Farming, yang mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, sejalan dengan peran IPB dalam pengembangan inovasi berbasis desa dan masyarakat.
Ke depan, kedua pihak sepakat bahwa keberhasilan program CSR pendidikan tidak hanya diukur dari keberadaan fasilitas fisik, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan, baik dalam bentuk peningkatan kualitas pembelajaran, lahirnya inovasi, maupun kontribusi mahasiswa bagi masyarakat luas. (satria; foto tcs)