Indonesiasenang-, Di tengah arus musik dangdut yang kian berwarna dan dinamis, Nisa Farella memilih jalan yang lebih sunyi dan reflektif. Lewat single terbarunya, Legowo, ia menandai comeback ke industri musik Indonesia dengan pendekatan yang lebih dewasa, bukan tentang luapan emosi, melainkan tentang menerima, merelakan, dan berdamai dengan perasaan yang tertinggal.
“Lagu ini tidak bicara soal menyalahkan, tapi tentang keikhlasan dan keberanian untuk melangkah ke depan”, ujar Nisa Farella dalam keterangan tertulisnya.
Pernyataan itu terasa sejalan dengan atmosfer lagu yang tenang, jujur, dan nyaris kontemplatif. “Legowo” seperti mengajak pendengar berhenti sejenak, menengok ke dalam, lalu belajar melepaskan tanpa amarah.
Nama Nisa Farella sendiri bukanlah wajah baru di dunia dangdut. Ia mulai dikenal publik sejak tampil di ajang pencarian bakat Dangdut Academy, yang menjadi pintu awal perjalanannya di industri hiburan. Seiring waktu, ia melalui berbagai fase karier termasuk pengalaman bekerja sama dengan Ahmad Dhani hingga akhirnya tiba di titik sekarang: menghadirkan karya yang lebih personal dan apa adanya.
Diciptakan oleh Yanda Bebeh, “Legowo” mengusung lirik berbahasa Jawa yang sederhana namun sarat makna. Tema keikhlasan, penantian, dan keberanian menerima kenyataan dalam sebuah hubungan disampaikan tanpa melodrama berlebihan. Alih-alih meratap, lagu ini justru menawarkan ketenangan, sebuah ruang aman bagi siapa pun yang sedang belajar merelakan.
Kekuatan “Legowo” terletak pada pembawaan vokal Nisa Farella. Suaranya terdengar lembut, stabil, dan penuh rasa. Setiap bait mengalir natural, seolah mencerminkan proses batin seseorang yang perlahan berdamai dengan keadaan: masih mengingat, masih kangen, tapi tak lagi menyalahkan.
Potongan lirik seperti “ora nyalahke mung kangen wae, nadyan kowe dudu duwekku maneh” menjadi inti emosional lagu yang terasa jujur, pahit, sekaligus legawa.
Dalam konteks musik dan budaya, “Legowo” terasa relevan dengan pengalaman banyak orang. Ia tidak menawarkan solusi instan, tetapi menemani proses malam-malam panjang penuh pikiran, janji yang tak lagi ditepati, hingga akhirnya memilih ikhlas. Dangdut, dalam tangan Nisa Farella, tampil sebagai medium refleksi: membumi, personal, dan dekat dengan realitas hidup pendengarnya.
Usai merilis single ini, Nisa Farella menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan karya yang jujur dan berangkat dari pengalaman manusiawi. “Aku berharap lagu ini bisa menemani siapa pun yang sedang berada di fase merelakan, dan semoga kehadiranku kembali lewat lagu ini bisa membawa energi yang hangat dan positif”, tuturnya.
Single “Legowo” telah resmi dirilis dan dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Nisa Farella sejak 20 Januari 2026, serta tersedia di berbagai platform pemutar musik digital. Sebuah penanda bahwa comeback ini bukan sekadar kembali hadir, melainkan juga bertumbuh—lebih dalam, lebih tenang, dan lebih legowo. (ridho; foto nifa)