Natasha Pramudita Rilis Mendadak Dangdut, Eksplorasi Baru

Natasha Pramudita mengejutkan lewat single Mendadak Dangdut, menandai eksplorasi musik baru dari rock dan religi ke dangdut Indonesia

Natasha Pramudita Rilis Mendadak Dangdut, Eksplorasi Baru

Indonesiasenang-, Setelah puluhan tahun menapaki jalur musik pop, rock, hingga religi, Natasha Pramudita kembali menghadirkan kejutan artistik lewat single terbarunya berjudul Mendadak Dangdut. Lagu berdurasi 3 menit 36 detik ini resmi diperkenalkan dalam acara press conference pada Senin, 16 Februari 2026, di Rumah An, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Bagi Natasha Pramudita, dangdut bukan sekadar genre baru, melainkan ruang eksplorasi yang menantang secara artistik. Selama ini, namanya lebih lekat dengan karakter vokal rock yang kuat dan karya-karya religi yang reflektif. Tak heran, saat pertama kali dipercaya membawakan lagu dangdut, ia mengaku sempat ragu.

“Saya enggak pernah nyanyi dangdut sebelumnya, jadi referensinya juga enggak banyak. Kalau terlalu dengar referensi orang lain, takutnya malah jadi meniru. Akhirnya saya memilih menyanyikannya dengan gaya dan cara saya sendiri”, kata Natasha Pramudita.

Pendekatan itu pula yang kemudian dikuatkan oleh sang sutradara musik, Benny, yang awalnya sempat mengarahkannya pada teknik sengau khas dangdut. “Mas Benny akhirnya bilang, ‘Pakai ciri khas kamu saja.’ Dari situ saya jadi lebih percaya diri”, ujar Natasha Pramudita.

Judul Mendadak Dangdut sejak awal memang sudah ditetapkan oleh penciptanya, Janner Clay Siahaan. Meski sempat muncul diskusi untuk mengganti judul demi menghindari asosiasi tertentu, keputusan akhirnya bulat untuk mempertahankannya.

“Hak cipta itu bukan soal judul saja, tapi penyanyi, aransemen, dan lagunya sendiri. Lagi pula, saya memang benar-benar mendadak nyanyi dangdut”, jelas Natasha Pramudita sambil tertawa.

Bagi Natasha Pramudita judul Mendadak Dangdut tersebut justru merekam fase penting dalam perjalanan artistiknya, sebuah pengakuan jujur atas keberanian melompat ke wilayah yang asing.

Menariknya, Mendadak Dangdut bukanlah lagu baru secara usia. Janner Clay Siahaan mengungkapkan bahwa lagu ini diciptakan pada April 2018, saat ia berada di Amerika Serikat.

“Waktu itu lagi spring, udaranya dingin, suasananya mellow. Lagi gabut, duduk di depan piano, terus kepikiran, kok enggak pernah bikin lagu ‘gabut’ ya”, kenang Janner Clay Siahaan.

Lagu Mendadak Dangdut direkam dalam bentuk demo dan tersimpan selama bertahun-tahun, hingga akhirnya menemukan momentumnya pada 2026, delapan tahun setelah pertama kali diciptakan.

Dari keseluruhan lagu, ada satu penggalan lirik yang paling membekas bagi Natasha Pramudita yaitu “Aku jadi tertantang jadi bintang”. “Itu kena banget. Saya biasa nyanyi rock, keliling Indonesia, lalu nyanyi religi bertahun-tahun. Sekarang saya tertantang dengan genre yang lain”, tuturnya.

Lirik tersebut merefleksikan perjalanan panjang Natasha Pramudita yang pernah berkolaborasi dengan John Paul Ivan dan Bondan Prakoso, hingga akhirnya berani membuka lembar baru di dangdut.

Secara tematik, Mendadak Dangdut membawa pesan universal tentang keberanian mencoba dan pentingnya usaha. “Apa pun yang kita lakukan, selama kita berusaha dan berikhtiar, pasti ada hasilnya. Soal waktunya, itu urusan Tuhan”, kata Natasha Pramudita.

Proses produksi lagu ini pun berjalan serba cepat. Natasha Pramudita menyebutnya sebagai “proyek Roro Jonggrang”, semua dikerjakan dalam waktu singkat, nyaris tanpa jeda. “Besok rekaman, baru hafalan. Besok syuting, saya masih di luar Jakarta. Sampai Jakarta langsung cari baju dan keperluan lain”, ceritanya.

Meski demikian, single ini berhasil dirampungkan dengan solid. Mendadak Dangdut diproduksi oleh Natasha Pramudita bersama Edward Mamahit dan dirilis di bawah label Suara Cipta Nada.

Dengan rekam jejak panjang sejak era Gadis Sampul Favorit Majalah Gadis 1987, album solo Bicaralah Kasih (1995), hingga karya-karya religi bersama HASNA, langkah Natasha Pramudita merambah dangdut terasa lebih dari sekadar eksperimen.

Mendadak Dangdut menjadi pernyataan artistik bahwa musik adalah ruang tanpa sekat, tempat pengalaman, keberanian, dan kejujuran musikal bertemu. Bagi Natasha Pramudita, single ini bukan hanya kejutan, melainkan penanda bahwa eksplorasi seni tak pernah mengenal kata terlambat. (satria; foto tcs)


Share Tweet Send
0 Komentar
Memuat...
You've successfully subscribed to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Great! Next, complete checkout for full access to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Welcome back! You've successfully signed in
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.