Indonesiasenang-, Cirebon selain terkenal akan peninggalan sejarah dan budayanya, kota ini juga banyak memiliki kuliner khas yang menjadikan kota udang ini juga menonjol sebagai pusat makanan khas dan enak. Tentu skita tidak asing dengan nama nama makanan khas seperti Empal Gentong, Nasi Lengko, ataupun Nasi Jamblang. Selain itu ada satu jenis makanan yang mempunyai sejarah panjang dan terkait erat dengan tradisi leluhur orang Cirebon yaitu Nasi Bogana.

Sudah sejak lama Nasi Bogana ini menjadi menu andalan saat gelar upacara adat di kompleks Keraton. Seperti yang dijelaskan oleh Siti Solecha selaku Kabid Kebudayaan Dinas Kepemudaan Olah Raga Kota Cirebon bahwa Nasi Bogana merupakan kuliner tradisional yang lekat dengan kehidupan para Sultan jaman dulu.

"Hingga sekarang, Nasi Bogana masih terus dipromosikan sebagai salah satu kuliner khas yang bercitarasa tempo dulu. Nasi Bogana ini memiliki arti nasi seadanya yang merupakan nasi syukuran khas Keraton Cirebon. Bogana sendiri berasal dari bahasa Sunda yakni Saboga-bogana yang berarti seadanya atau semuanya”, kata Siti Solecha.

Ditilik dari sejarah, Nasi Bogana sendiri adalah ungkapan dari rasa syukur kepada Tuhan serta memiliki makna kesederhanaan. Hidangan Nasi Bogana berbentuk kerucut seperti nasi tumpeng pada umumnya yang berwarna kuning. Bentuk mengerucut ke atas melambangkan kesyukuran atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan, sedangkan warna kuning sebagai simbol keagungan, kemakmuran, dan kejayaan.

Karena semua isian lauk pauk seperti tahu, tempe, telur ayam, dan ayam semuanya dimasak dengan bumbu kuning dan diletakkan di dalam kerucut tumpeng tersebut. "Jika hendak disantap barulah Nasi Bogana ini diurai sehingga isian didalamnya jadi terlihat," ungkap Siti Solecha.

Nasi Bogana biasanya dihidangkan pada saat acara syukuran. Dalam hal ini adalah memanjatkan doa kepada Allah SWT agar permohonan kita bisa terkabul. Di kalangan masyarakat, keberadaan Nasi Bogana ini sempat redup dan mulai tergantikan dengan nasi kuning. Jadi diharapkan agar pemerintah kota Cirebon bisa terus mempromosikan kuliner peninggalan Sunan Gunung Jati ini. Disebutkan bahwa Nasi Bogana adalah olahan nasi yang kuat dengan aroma rempah-rempah. Pihak Keraton Kacirebonan telah mengenalkan kepada masyarakat untuk datang dan mencoba Nasi Bogana di Pawon Bogana.

Dalam sejarahnya Nasi Bogana Cirebon adalah kuliner istimewa khas keraton-keraton Cirebon seperti Keraton Kacirebonan, Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, dan Keraton Kaprabonan. Awalnya Nasi Bogana merupakan sedekah pihak keraton untuk masyarakat yang ada di sekitar lingkungan mereka, sebagai rasa syukur kepada Allah SWT. Nasi Bogana telah menjadi kuliner turun temurun di keempat keraton Cirebon, disajikan sebagai hidangan dalam berbagai upacara dan perayaan adat di keraton, seperti tradisi Sura-an, Rajab-an, dan Syaban-an. Nasi Bogana biasanya dibagikan di lingkungan masjid Keraton Kasepuhan Cirebon sebagai ucapan syukur karena telah khatam membaca Al Quran. Sedangkan di Keraton Kacirebonan, Nasi Bogana hanya dihidangkan saat perayaan Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. (rls; foto dok)