Indonesiasenang-, Setiap tahun, musim penghargaan selalu jadi magnet perhatian publik. Mulai dari ajang internasional seperti Grammy Awards dan Academy Awards, hingga panggung bergengsi Tanah Air seperti Festival Film Indonesia dan Anugerah Musik Indonesia—sorotan publik bukan cuma soal siapa yang membawa pulang piala, tapi juga soal penampilan para selebriti di red carpet.
Gaun megah dan tailoring rapi memang selalu mencuri atensi. Tapi tren perhiasan 2026 menunjukkan pergeseran menarik: perhiasan kini jadi pusat gravitasi gaya. Statement jewelry tampil semakin berani, personal, dan penuh karakter. Kilau berlian, sapphire, hingga ruby bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan spotlight yang mempertegas persona para artis, aktor, dan model di karpet merah.

Di gelaran FFI 2025, kilau perhiasan jadi bagian dari narasi visual yang kuat. Mawar Eva de Jongh tampil anggun dengan anting berlian berpadu ruby bernuansa klasik-modern. Sherina Munaf memilih kalung berlian dengan sapphire biru yang artistik dan ekspresif. Sementara Marissa Anita dan Raihaanun membuktikan bahwa perhiasan minimalis tetap bisa memberi impact maksimal.
Di sisi lain, Aurora Ribero tampil fresh dengan gelang berlian modern yang refined. Pada menswear, Ario Bayu dan Ringgo Agus Rahman memperlihatkan bahwa brooch berlian bisa menjadi statement piece yang memperkuat aura formal. Bahkan Nicholas Saputra tampil karismatik lewat tassel brooch yang unik namun tetap sophisticated.

AMI Awards 2025 pun tak kalah glamor. Afgan tampil standout dengan dua bros berlian bertabur precious stones. Di panggung gala, Dian Sastrowardoyo memancarkan aura sophisticated lewat kalung layering berlian dengan safir sebagai center stone. Eva Celia dan Renitasari Adrian membuktikan bahwa perhiasan minimal tetap bisa tampil classy dan berkarakter.
Lalu, apa yang membuat tren perhiasan 2026 terasa makin relevan? Kuncinya ada pada keberanian berekspresi. Colorful gemstones seperti sapphire dan ruby makin digemari. Fancy color diamond serta desain dengan konstruksi unik juga semakin populer. Perpaduan bold statement jewelry dengan sentuhan minimalis menciptakan keseimbangan baru—modern, berkelas, tapi tetap personal.

Sebagai house of luxury jewelry di Indonesia, MONDIAL konsisten hadir di momen-momen red carpet lewat koleksi berlian dan precious stones berdesain presisi, berkarakter, serta ber-craftsmanship kuat. Setiap perhiasan dirancang bukan sekadar untuk terlihat mewah, tetapi juga relevan secara personal bagi pemakainya.
General Manager MONDIAL, Leslie Christian Saputra, menegaskan bahwa red carpet adalah ruang ekspresi. Perhiasan menjadi medium untuk menyampaikan karakter, kepercayaan diri, dan cerita personal. Filosofi ini sejalan dengan komitmen MONDIAL untuk menghadirkan karya yang menyatu dengan persona pemakainya.

Di bawah naungan Central Mega Kencana (CMK), setiap koleksi MONDIAL melewati quality control ketat melalui CMK Lab. Berlian dipastikan autentik, berkualitas tinggi, ditambang secara etis, serta bebas konflik. Ragam fancy color, fancy shape, hingga fancy construction menjadikan koleksinya terasa eksklusif sekaligus timeless.
Inspirasi red carpet kini terasa makin dekat dengan keseharian. Statement ring, anting berlian minimal, hingga brooch modern bisa jadi aksen yang menghidupkan gaya harian. Di 2026, perhiasan bukan cuma soal kilau visual—tapi juga pernyataan identitas. Saat berlian bertemu persona yang kuat, setiap momen pun terasa layaknya red carpet versi personal masing-masing. (kintan; rlsm)