Indonesiasenang-, Film keluarga terbaru produksi Visinema Studios berjudul Na Willa tak hanya menyuguhkan cerita yang hangat, tetapi juga menghadirkan pengalaman musikal yang memikat. Sejak tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 18 Maret 2026, film ini berhasil membuat penontonnya keluar dari ruang layar dengan senyum—salah satunya berkat lagu ceria berjudul “Sikilku Iso Muni.”
Lagu tersebut ditulis oleh trio produser musik populer Laleilmanino yang terdiri dari Anindyo Baskoro, Arya Aditya Ramadhya, dan Ilman Ibrahim Isa. Dengan nuansa ceria dan penuh kehangatan, lagu ini dinyanyikan oleh Luisa Adreena dan Azamy Syauqi, menghadirkan atmosfer dunia anak-anak yang sederhana namun kaya imajinasi.
Sejak 19 Maret 2026, lagu “Sikilku Iso Muni” resmi dirilis sebagai Original Motion Picture Soundtrack yang dapat didengarkan di berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, hingga TikTok. Melodinya yang ringan dan liriknya yang puitis membuat banyak penonton ikut bersenandung setelah menonton filmnya.
Inspirasi lagu ini berasal dari novel karya Reda Gaudiamo yang menjadi dasar cerita film Na Willa. Dalam salah satu adegan, terdapat momen emosional ketika tokoh Dul dengan bangga berkata bahwa kakinya bisa berbunyi “sikilku iso muni”.
Bagi sutradara film, Ryan Adriandhy, dialog tersebut terasa seperti jantung cerita. Saat membaca novel tersebut, ia langsung membayangkan adegan musikal yang mampu menangkap semangat anak-anak yang penuh harapan.
Menurut Ryan Adriandhy, dalam novel terdapat satu bab ketika Na Willa menjenguk Dul, dan Bu Reda menuliskan adegan itu dengan sangat indah. Dul berkata dengan bangga bahwa kakinya bisa berbunyi, lalu mereka menyanyi bersama sementara sosok Mak memperhatikan dengan mata basah.
“Di novel memang tidak dijelaskan seperti apa nyanyinya. Tapi bagiku, itu momen penting yang sayang jika tidak diwujudkan dalam bentuk musikal di film,” ujar Ryan Adriandhy..
Ia pun merasa bahwa Laleilmanino adalah kolaborator yang tepat untuk menerjemahkan momen tersebut menjadi komposisi yang hangat dan penuh energi.
Dalam film ini, musik tidak sekadar menjadi latar, tetapi menjadi bagian dari cara bercerita. Lagu “Sikilku Iso Muni” lahir dari semangat dunia anak-anak, tentang persahabatan, kehilangan, dan kebahagiaan kecil yang terasa besar.
Nino dari Laleilmanino menyebut bahwa lagu ini membawa pesan sederhana namun kuat: kehilangan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan baru.
Nilai tersebut terasa dalam potongan liriknya, “Malah sekarang ini / sikilku iso muni / bagai simfoni / Coba kau dengarkan / Betapa merdu…”
Lirik ini menggambarkan bagaimana langkah kaki yang sederhana dapat berubah menjadi simfoni kebahagiaan ketika dibagikan bersama sahabat.
Pengalaman musikal dari lagu ini juga diperluas lewat video musik yang disutradarai oleh Bobby Zarkasih. Video tersebut menampilkan pendekatan performatif yang penuh warna dan ceria, dengan visual dunia Na Willa yang dibangun seperti diorama imajinatif berskala besar.
Elemen visual ini memperkuat atmosfer fantasi dan kehangatan yang menjadi ciri khas filmnya.
Video musik “Sikilku Iso Muni” kini sudah dapat disaksikan melalui kanal YouTube Visinema Pictures. Menariknya, sebelum dirilis secara luas, video tersebut sempat diputar secara eksklusif sebagai kejutan bagi penonton reguler di bioskop CGV Grand Indonesia pada 20 Maret 2026.
Di balik kesederhanaan lirik seperti “Coba kau dengarkan langkah kaki berbunyi”, lagu ini menyimpan makna tentang keberanian, persahabatan, dan cara anak-anak melihat dunia dengan penuh harapan.
Melalui Na Willa, musik menjadi bahasa yang mampu menjembatani emosi, antara tawa, haru, dan kebahagiaan kecil yang sering kali terlupakan. Dan ketika langkah kaki Dul berbunyi seperti simfoni, penonton pun diajak percaya bahwa bahkan bunyi paling sederhana di dunia bisa berubah menjadi lagu tentang persahabatan. (sugali; hfn)