Indonesiasenang-, Kolaborasi Korea Creative Content Agency (KOCCA) dan Jakarta Fashion Week (JFW) memasuki usia 10 tahun pada penyelenggaraan Jakarta Fashion Week 2027. Selama satu dekade, kerja sama ini menjadi jembatan pertukaran budaya, kreativitas, dan peluang bisnis bagi industri fashion Indonesia dan Korea Selatan.

Memasuki tahun ke-10, kolaborasi tersebut tidak hanya menghadirkan desainer Korea untuk memperkenalkan karya kepada pasar Indonesia, tetapi juga membuka kesempatan bagi kedua negara untuk saling bertukar ide mengenai perkembangan industri fashion.

Salah satu brand Korea Selatan yang berpartisipasi dalam Jakarta Fashion Week 2027 adalah KIMOUI. Melalui koleksi terbarunya, brand yang dipimpin Kim Dae-sung selaku Founder dan Creative Director ini memperkenalkan konsep fashion yang menggabungkan kreativitas, material ramah lingkungan, dan gaya berpakaian yang tidak terbatas pada gender. Teknik rajutan dari benang.

Dijelaskan oleh Kim Dae-Sung bahwa KIMOUI selalu mengangkat satu konsep utama sebagai inspirasi dalam setiap koleksi. Tema tersebut kemudian diterjemahkan melalui eksplorasi desain dan material yang disesuaikan dengan karakter brand.

Untuk koleksi yang ditampilkan tahun ini, KIMOUI mengusung tema Purity atau kemurnian. Tema tersebut menjadi landasan dalam pengembangan koleksi, termasuk pemilihan material dan karakter desain yang ingin diperkenalkan kepada audiens Jakarta Fashion Week 2027.

Kim Dae-Sung, mengeksplorasi  konsep “Purity” melalui siluet gender-fluid, bentuk skulptural, dan eksplorasi teknik rajut  eksperimental. Menggabungkan keterampilan pengerjaan yang presisi dengan material berkelanjutan,  seperti benang kertas dan tekstil daur ulang, KIMOUI menghadirkan pendekatan yang memadukan inovasi material dengan ekspresi artistik. Sejak diluncurkan pada 2022, KIMOUI telah  mempresentasikan koleksinya melalui Seoul Fashion Week, WHITE Milano, TRANOÏ Paris, serta  berbagai proyek internasional.

Selain memperkenalkan sejumlah busana yang sebelumnya telah ditampilkan dalam Seoul Fashion Week, KIMOUI juga membawa pengembangan desain dan motif baru untuk presentasi di Jakarta. Dengan demikian, audiens tidak hanya dapat melihat koleksi yang telah diperkenalkan di Korea Selatan, tetapi juga sejumlah inovasi yang dikembangkan untuk penampilan tahun ini.

KIMOUI Usung Karakter Genderless dan Sustainability

Selain material, KIMOUI juga memiliki pendekatan tersendiri dalam menggambarkan karakter brand melalui gaya berpakaian.

Kim Dae-Sung mengibaratkan KIMOUI sebagai sosok manusia yang memiliki rasa ingin tahu tinggi, menyukai tantangan, dan terbuka terhadap berbagai pengalaman baru.Karakter tersebut tidak dibatasi oleh gender. Menurutnya, KIMOUI ingin menghadirkan sosok yang bisa merepresentasikan laki-laki maupun perempuan melalui konsep genderless fashion.

Di sisi lain, sosok tersebut juga digambarkan sebagai pribadi yang mencintai lingkungan dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan.Hal ini sejalan dengan nilai yang ingin dibangun KIMOUI melalui penggunaan material ramah lingkungan dalam koleksinya.

"KIMOUI ingin menghadirkan koleksi yang fleksibel dan mudah dipadupadankan dengan berbagai jenis busana maupun gaya lainnya”, jelas Kim Dae-Sung.

Melalui pendekatan tersebut, KIMOUI ingin menghadirkan pakaian yang dapat digunakan dalam berbagai situasi dan tidak terpaku pada satu karakter penampilan.

Partisipasi KIMOUI dalam Jakarta Fashion Week 2027 sekaligus memperlihatkan bagaimana kolaborasi KOCCA dan JFW selama satu dekade terus memberikan ruang bagi desainer Korea untuk memperkenalkan identitas kreatifnya kepada pasar Indonesia. Lebih dari sekadar pertukaran peragaan busana, kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk mempertemukan gagasan, inovasi material, dan perspektif baru dalam perkembangan industri fashion kedua negara. (kintan; foto hjfw)