Kadri Bareng LiLo The Producer Remake Lagu Karmila Dengan Eksplorasi Power Pop

Lagu Karmila cerita tentang kisah cinta imajiner masa muda Farid Hardja dengan belia Karmila di jaman itu dirilis kembali Kadri jadi debut solo

Kadri Bareng LiLo The Producer Remake Lagu Karmila Dengan Eksplorasi Power Pop

Indonesiasenang-, Lagu legendaris Karmila yang pernah dipopulerkan oleh Farid Hardja pada tahun 1997 kini ditahun 2024 dirilis kembali dengan distribusi digital single berada dibawah naungan NAGASWARA. Remake single Karmila ini brandnya adalah LiLo The Producer dimana gitaris KLa Project Romulo Radjadin atau yang dikenal dengan nama LiLo sebagai executive producer dan producer secara musik total dengan artisnya adalah Kadri Muhammad atau biasa di sapa Kadri.

Vokal Kadri yang berciri kuat dengan vibrato membuat signature yang tidak biasa, membuktikan musikalitas penyanyi yang berbeda dalam single klasik Karmila. Kadri tidak meniru Farid Hardja namun karakter kuat tersebut merupakan anugerah alam.

“Awalnya saat menyanyikan lagu ini malah menjadi bahan bercandaan teman-teman, Kadri disebut meniru-niru karakter vokal Farid Hardja. Tapi kemudian setelah diproses dan diolah sangat apik lewat aramsemen musik oleh LiLo The Producer, hasilnya pun menjadi sesuatu yang beda dan jadi sesuatu yang baru, dan materi itu kita bawa ke bapak Rahayu Kertawiguna, CEO NAGASWARA”, jelas Kadri pada acara Press Conference & Show Case Kadri, LiLo The Producer Single Karmila ciptaan Farid Hardja di Anjungan Sarinah, Jakarta (01/07/2024).

Lagu Karmila yang bercerita tentang kisah cinta imajiner masa muda Farid Hardja dengan belia Karmila di jaman itu yang dirilis kembali oleh Kadri menjadi debut solo karir "The Singing Lawyer" ditahun 2004 ini dengan catatan penting untuk musik Indonesia. Menapaki karir Kadri sebelumnya, bersama band the KadriJimmo melahirkan album Indonesia Hebat (2009), Tanah Sang Pemberani EP (2015). Sementara itu dia juga sempat merilis single Seandainya Aku Bisa Terbang (Yovie Widianto/Kahitna), Ingin Punya Pacar Lagi (2019), dan Lamar (2019).

Pada kesempatan yang sama LiLo mengungkapkan bahwa Kadri ini artis lama dan semangatnya adalah artis lama bergerak kembali. Jadi tidak ada namanya artis tua dan bagi Kadri Live Begin at Sixty. Jadi sebelas atau duabelas tahun yang lalu LiLo membuat demo bersama Kadri dengan engineering ada salah seorang sahabat yang hebat dan sekarang sudah almarhum yaitu Koko.

“Aku bilang kepada Kadri bagaimana kalau dia aku produserin, karena dia belum pernah aku produserin dan ternyata demo yang aku buat bareng Kadri sempet happening. Tetapi karena itu kategorinya hanyalah sebuah demo musik dan kita ini masih orang lama. Jadi kita menganggap sebuah demo musik walaupun itu bagus tetap itu hanya sebuah demo musik yang belum bisa kita edarkan”, tutur LiLo.

Ditambahkan oleh LiLo bahwa setelah itu kemudian berlalu saja karena semua masing-masing punya kesibukan dan kita jalan dengan kesibukan masing-masing serta demonya itu lupa ada dimana. “Sekarang di sela-sela kesibukan Kadri yang banyak, kemudian saya tawarkan kembali untuk memproduseri dia lagi tetapi dengan catatan harus serius. Dan Kadri mau, sehingga saya jalankan sesuai dengan komitmen kita berdua. Dan menurut saya dari dulu untuk menyanyi Karmila itu menurut saya yang cocok adalah seorang Kadri. Saya bilang, kalau Kadri adalah artis pertama dari LiLo The Producer maka dia harus menyanyi Karmila”, jelasnya.

Sosok LiLo memang piawai mencari kekuatan suara vibrato Kadri dan merubahnya dari zona nyaman. Unsur pengaruh musik Rock 'n' Roll modern dengan balutan padupadan choir dari band Beach Boy membuat Karmila menjadi suatu produk retro yang meruang dan elegan.

"Saya merasa bisa melakukan eksplorasi power pop yang kuat bersama Lilo. Ini akan membuat lagu Karmila mudah masuk dalam pendengar musik saat ini menurut estimasi LiLo serta melengkapi lagu-lagu baru Indonesia lainnya”, kata Kadri.

Sedangkan LiLo menginginkan generasi sekarang bisa merespon denseen mudah lagu Karmila. Sebuah anthem cinta beda usia yang unik menjadi salah satu karya terbaik dari Farid Hardja. “Saya menerjemahkan aransemen Karmila lewat bahasa jelajah masa lalu dan pendekatan musik modern. Kadri menjadi artis pertama untuk Program dan Album LiLo The Producer yang saya sedang garap. Sedangkan single ini merupakan single pertama Kadri setelah bertahun-tahun bernyanyi dengan band”, tegasnya.

Menurut Kadri bahasa visual menjadi elemen sangat penting di narasi lagu Karmila, sehingga sutradara untuk video klip sedang dipersiapkan yang terbaik. Visual di musik video Karmila ini juga diharapkan menjadi materi yang sesuai untuk profesi diri Kadri sebagai rocker, singer namun juga mumpuni di jalur karir lewat profesi lawyer yang ditekuninya.

Kadri berharap single Karmila dapat menarik perhatian pencinta musik lndonesia dan menjadi narasi serta tafsir musik power pop sehingga mudah diterima dengan baik dimusik Indonesia. "Saya sudah membentuk band Kadri Karmila yang melibatkan anak- anak gen Z berkualitas dan akan tampil meriah dalam musik, gaya, dan fashion”, katanya. (satria; foto yayo)


Share Tweet Send
0 Komentar
Memuat...
You've successfully subscribed to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Great! Next, complete checkout for full access to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Welcome back! You've successfully signed in
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.