Indonesiasenang-, Dunia musik Tanah Air kembali kedatangan karya unik dan sarat pesan. Iskandar, anggota POLRI yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis bedah, resmi merilis single dangdut berjudul “Guruku” pada awal 2026. Lagu ini menjadi bentuk penghormatan tulus bagi para guru atas dedikasi, pengorbanan, dan jasa besar mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Single “Guruku” mengangkat kisah nyata tentang kehidupan guru yang penuh perjuangan, termasuk mereka yang mengabdi di daerah terpencil dengan keterbatasan akses transportasi dan fasilitas. Iskandar mengaku banyak terinspirasi dari cerita saudara, teman, serta rekan-rekannya yang berprofesi sebagai guru.
“Saya banyak mendengar dan merasakan bagaimana kehidupan guru. Lagu ini membawa pesan agar kita selalu menghormati dan menghargai profesi guru", kata Iskandar.
Melalui “Guruku”, Iskandar juga menyoroti pergeseran nilai di era sekarang, di mana guru kerap berada di posisi rentan dan bahkan dikriminalisasi dalam proses mendisiplinkan murid. Menurutnya, kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama.
“Saya berharap guru mendapatkan penghargaan yang layak dari pemerintah atau pengampu kebijakan agar kesejahteraan mereka meningkat dan semangat mengabdi semakin kuat", ujar Iskandar.
Pemilihan genre dangdut bukan tanpa alasan. Bagi Iskandar, dangdut adalah genre yang sangat tematik dan dekat dengan masyarakat luas, sehingga efektif untuk menyampaikan pesan sosial.
"Belum banyak lagu dangdut yang mengangkat tema guru. Ini kesempatan saya membawa misi ini ke komunitas pecinta dangdut", jelas Iskandar.
Iskandar dikenal menyukai berbagai genre musik, mulai dari pop hingga dangdut, dengan referensi musisi lintas generasi seperti Chrisye, Yana Julio, Rhoma Irama, Scorpions, MLTR, hingga Maher Zain. Ke depan, ia berkomitmen terus berkarya dengan lagu-lagu yang tematik, edukatif, ringan, dan menghibur.
Lagu “Guruku” sejatinya telah ditulis sejak 2023. Namun, padatnya tugas kedinasan serta perpindahan penugasan membuat proses produksi sempat tertunda hampir dua tahun. Iskandar saat ini bertugas di Papua Barat sebagai Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Papua Barat.
Meski demikian, kecintaannya pada musik tak pernah padam. Berkarya dilakukan secara simultan tanpa mengganggu tugas utamanya sebagai pelayan masyarakat. Proses rekaman kerap dilakukan saat dirinya mendapat tugas ke Jakarta.
Sejak 2021, Iskandar telah merilis 15 lagu di YouTube yang terdiri dari 13 karya original dan dua lIndonesia, namun “Guruku” menjadi single pertama yang dirilis secara nasional ke industri musik Indonesia.
Proses kreatif dan produksi “Guruku” dilakukan di Grim Studio, Jakarta, yang telah menjadi rumah kreatif Iskandar sejak 2020. Lagu ini digarap bersama Sofyan dan Deri sebagai arranger dangdut, sementara lagu-lagu pop Iskandar ditangani oleh Martino Mawu. Untuk mixing dan mastering, Iskandar mempercayakan Yobbi Ananta sebagai sound engineer.
“Diskusinya selalu dua arah, nyaman, dan saling belajar. Saya merasa cocok dengan tim ini", tutur Iskandar.
Didukung penuh oleh istri dan keluarga, Iskandar berharap “Guruku” dapat diterima oleh masyarakat luas, khususnya pecinta dangdut dan komunitas pendidikan.
“Semoga lagu ini bisa mengetuk hati para pengampu kebijakan agar nasib dan kesejahteraan guru lebih diperhatikan", pungkas Iskandar.
Single “Guruku” kini sudah dapat dinikmati di seluruh Digital Store Platform, sementara video musiknya tersedia di Official YouTube Channel Iskandar Ngapak Official. (sugali; foto dpi)