Indonesiasenang-, Pemerintah terus mendorong industri olahraga dan sport tourism sebagai sektor strategis baru dalam penguatan ekonomi nasional. Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir saat menghadiri peluncuran resmi tim dan jersey Satria Muda Pertamina Bandung 2026 di GOR C-Tra Arena, Bandung, Senin (5/01/2025).
Menpora Erick Thohir menilai industri olahraga tidak lagi sebatas aktivitas kompetisi, melainkan telah berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari pariwisata, industri kreatif, hingga manufaktur lokal.
“Kami ingin industri olahraga dan sport tourism menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Karena olahraga hari ini sudah terhubung langsung dengan pariwisata dan industri kreatif”, kata Erick Thohir.

Untuk memperkuat agenda tersebut, Kemenpora kini memiliki Deputi Sport Tourism dan Hubungan Internasional yang secara khusus menggarap pengembangan industri olahraga berbasis pariwisata. Kedeputian ini diharapkan mampu menyinergikan event olahraga, destinasi wisata, serta potensi ekonomi lokal di berbagai daerah.
Menurut Erick Thohir, konsep industri olahraga sebagai mesin ekonomi telah mendapatkan dukungan lintas kementerian melalui forum Indonesia Sport Summit. Kesepakatan tersebut menegaskan bahwa sport tourism memiliki daya tarik besar, baik untuk pergerakan wisatawan domestik maupun internasional.
“Ketika event olahraga digelar, bukan hanya atlet yang bergerak, tetapi juga hotel, transportasi, UMKM, hingga industri apparel olahraga”, jelas Erick Thohir.
Dalam konteks daerah, Kota Bandung dinilai memiliki modal kuat untuk dikembangkan sebagai salah satu pusat sport tourism nasional. Selain memiliki infrastruktur olahraga dan basis penggemar yang besar, Bandung juga dikenal sebagai kota kreatif yang kaya akan merek lokal industri olahraga.
“Kota Bandung punya potensi besar menjadi kota wisata olahraga. Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah karena ini juga membuka lapangan kerja baru”, ujar Erick Thohir.
Ditegaskan pula oleh Erick Thohir bahwa penguatan industri olahraga akan dilakukan secara merata di berbagai wilayah Indonesia, sebagaimana yang telah mulai dijalankan di Sumatera Utara, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Pendekatan ini diharapkan menciptakan ekosistem ekonomi olahraga yang berkelanjutan, tidak hanya terpusat di satu wilayah.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Farhan menyambut baik dukungan Kemenpora terhadap pengembangan industri olahraga dan sport tourism di daerahnya. Ia optimistis sinergi tersebut akan berdampak pada peningkatan prestasi olahraga sekaligus ekonomi lokal.
“Kami berharap Jawa Barat tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi daerah rujukan pengembangan industri olahraga dan wisata olahraga”, ujar Farhan.
Dengan strategi lintas sektor dan dukungan daerah, industri olahraga dan sport tourism diproyeksikan menjadi salah satu pilar ekonomi baru Indonesia di masa mendatang. (kelvin; foto hkpo)