Indonesiasenang-, Dangdut remix dan breakbeat kini dipertemukan dalam satu hentakan musik. Penyanyi Liebie berkolaborasi dengan DJ Stroo lewat lagu “Lurus Mentok Belok Kanan”, karya yang menawarkan perpaduan musik elektronik dengan karakter vokal dangdut yang enerjik dan manja.
Lagu tersebut menjadi focus track dalam mini album atau EP Liebie bertajuk “Lurus Mentok” yang berada di bawah naungan Stoodio Music.
Sejak awal, “Lurus Mentok Belok Kanan” dirancang sebagai lagu yang mudah dinikmati sekaligus mengundang pendengar untuk bergerak mengikuti irama. Beat breakbeat yang dominan berpadu dengan sentuhan dangdut remix dan vokal Liebie.
Perpaduan itu membuat lagu ini memiliki karakter berbeda dari karya-karya Liebie sebelumnya. Energi electronic music yang dibawa DJ Stroo memberikan ruang bagi Liebie mengeksplorasi sisi vokalnya dalam suasana musik yang lebih modern.
Tidak hanya mengejar unsur hiburan, lagu ini juga menyimpan cerita percintaan yang sederhana tetapi dekat dengan keseharian. “Lurus Mentok Belok Kanan” berkisah mengenai seorang perempuan yang menginginkan kepastian dari sang kekasih.
Tema tersebut sengaja dikemas dalam musik yang ceria dan danceable sehingga pesan lagu tetap terasa ringan ketika dinikmati.
Eksplorasi musik breakbeat dalam lagu ini bukan tanpa alasan. Liebie mengaku sudah lama tertarik dengan perkembangan genre tersebut di Indonesia.
Materi “Lurus Mentok Belok Kanan” bahkan telah dibuat Liebie sejak 2022. Ketika itu, ia melihat breakbeat berkembang dari lingkungan klub dan kemudian semakin dikenal oleh masyarakat luas.
“Materi lagu ini sebenarnya sudah lama aku ciptakan, sekitar tahun 2022 lalu. Berawal saat aku melihat fenomena berkembangnya musik bergenre breakbeat yang lahir dan besar di club-club Indonesia,” ujar Liebie.
Menurut Liebie, masih terbuka ruang bagi lebih banyak musisi dan DJ producer lokal untuk mengeksplorasi genre tersebut.
Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, breakbeat semakin mendapat tempat di kalangan anak muda. Kondisi tersebut membuat Liebie melihat adanya peluang untuk menghadirkan musik dengan karakter Indonesia tetapi dikemas lebih modern.
Kolaborasi Liebie dan DJ Stroo ternyata bermula dari pertemuan yang tidak direncanakan. Keduanya bertemu dalam sebuah event musik. Dari pertemuan tersebut, muncul kecocokan dan keinginan untuk menggarap sebuah karya bersama.
DJ Stroo kebetulan telah memiliki materi lagu yang cukup lama disimpan. Ketika materi tersebut diberikan kepada Liebie, ia langsung tertarik. Tidak butuh waktu lama untuk merealisasikan kolaborasi tersebut. Penggarapan “Lurus Mentok Belok Kanan” disebut hanya membutuhkan waktu sekitar satu minggu hingga siap dirilis.
“Selama ini aku memang belum nemu penyanyi yang tepat untuk lagu ini, dan saat ketemu Liebie aku rasa dia yang pas menyanyikannya”, kata DJ Stroo.
Menurut DJ Stroo, karakter vokal Liebie cocok dengan konsep lagu, terlebih liriknya memiliki tema yang mudah dikaitkan dengan pengalaman banyak orang.
Bagi Liebie, “Lurus Mentok Belok Kanan” menjadi pengalaman berbeda karena mempertemukannya dengan DJ yang mengusung dangdut remix dan electronic music. Ia berharap karya tersebut tidak hanya didengarkan komunitas tertentu, tetapi dapat diterima berbagai kalangan.
“Walaupun bukan kolaborasi pertama kali, tapi bagi saya ini menjadi sesuatu yang baru di perjalanan karier musik saya. Apalagi ada kolaborasi dengan DJ yang bawain dangdut remix”, tutur Liebie.
Dengan beat yang menghentak dan tema percintaan yang ringan, lagu ini diarahkan untuk menjadi musik yang bisa menemani berbagai suasana, termasuk ketika pendengar ingin bersantai, berkumpul, maupun bergoyang.
Kolaborasi dengan DJ Stroo menjadi bagian penting dalam EP “Lurus Mentok”. Mini album ini berisi tiga lagu dengan karakter yang berbeda. Dua lagu lainnya adalah “Jangan-Jangan” dan “Sakitnya Bukan Main”.
“Jangan-Jangan” merupakan lagu ciptaan Teddy Jamino dengan produksi musik oleh Gilang AK. Sedangkan “Sakitnya Bukan Main” merupakan karya Liebie yang mengangkat kisah tentang rasa sakit seorang perempuan karena cinta.
Sementara itu, “Lurus Mentok Belok Kanan” diciptakan dan diproduseri DJ Stroo. Echal Gumilang menangani keyboard sekaligus mixing dan mastering, sedangkan Gilang AK mengisi gitar serta menangani vocal take di Stoodio Music. DJ Stroo juga dipercaya sebagai vocal director dalam proses produksi lagu.
Tak hanya menghadirkan lagu, Liebie dan DJ Stroo juga menyiapkan music video “Lurus Mentok Belok Kanan”. Keduanya bahkan merencanakan rangkaian kegiatan promosi di sejumlah wilayah.
Lewat kolaborasi tersebut, Liebie dan DJ Stroo mencoba membawa dangdut remix bertemu breakbeat dalam kemasan yang lebih segar. Dengan beat yang mengajak bergerak dan lirik yang dekat dengan kisah percintaan, “Lurus Mentok Belok Kanan” ditargetkan menjadi sajian musik yang mampu mengajak Gen Z hingga pendengar lintas generasi untuk ikut bergoyang. (sugali; foto dls)