Clift Sangra Tulis Puisi Romantis untuk Suzzanna

Clift Sangra mengenang Suzzanna lewat puisi romantis saat kembali bermain di film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang tayang Lebaran 2026

Clift Sangra Tulis Puisi Romantis untuk Suzzanna

Indonesiasenang-, Di balik kisah horor yang selama puluhan tahun menghantui layar lebar Indonesia, tersimpan pula kisah cinta yang tak lekang oleh waktu. Aktor legendaris Clift Sangra kembali menghidupkan kenangan tentang sang istri tercinta, Suzzanna ikon yang dikenang sebagai Ratu Horor Indonesia.

Bukan melalui adegan menegangkan atau dialog film, melainkan lewat sebaris puisi yang ia tulis dengan penuh rasa rindu. Dalam bait-bait sederhana namun sarat emosi, Clift Sangra mengenang perempuan yang pernah menjadi pasangan hidup sekaligus rekan bermain di layar lebar.

“Andai kau ada di sampingku saat ini, aku mungkin tak akan banyak bicara. Karena sejak kau pergi, aku sangat merindukanmu”, tulis Clift Sangra  dalam puisinya.

Bagi publik, Suzzanna adalah legenda yang menebar aura mistis di layar. Namun bagi Clift Sangra, sosok itu jauh lebih manusiawi, perempuan yang hadir dalam keseharian yang sederhana.

“Orang-orang mengenangmu sebagai legenda ratu horor Indonesia. Sebagai sosok yang menghantui layar. Tapi bagiku, kau hanyalah perempuan yang tertawa pelan di ruang tamu. Yang menggenggam tanganku lebih erat saat dunia terasa berat”, tulis Clift Sangra lagi.

Puisi itu seolah membuka ruang paling personal dari seorang aktor yang selama ini dikenal publik lewat perannya di berbagai film klasik. Kenangan tentang Suzzanna tidak hanya hidup dalam arsip film, tetapi juga dalam memori cinta yang ia jaga selama bertahun-tahun.

Pada masa kejayaannya, Clift Sangra dan Suzzanna bukan sekadar pasangan di kehidupan nyata, tetapi juga pasangan ikonik di layar lebar. Keduanya membintangi sejumlah film legendaris yang hingga kini masih dikenang penggemar horor Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah film Sangkuriang, Nyi Blorong, Perkawinan Nyi Blorong, hingga Ajian Ratu Laut Kidul. Dalam film-film itu, chemistry keduanya terasa begitu kuat, seolah menegaskan bahwa kisah cinta mereka tidak hanya nyata, tetapi juga hidup dalam karya.

Kini, puluhan tahun setelah kepergian Suzzanna, Clift Sangra kembali terlibat dalam semesta film yang membawa nama sang istri. Ia tampil dalam film terbaru Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang diproduksi oleh Soraya Intercine Films dan diproduseri Sunil Soraya.

Dalam film tersebut, Clift Sangra memerankan tokoh Bisman, karakter yang justru menjadi “lawan” Suzzanna di cerita. Sebuah dinamika yang berbeda dari masa lalu, ketika mereka kerap tampil sebagai pasangan dalam satu layar.

Film ini juga menghadirkan generasi baru aktor Indonesia seperti Luna Maya dan Reza Rahadian, yang ikut membawa kembali semangat horor klasik Indonesia ke layar lebar.

Dalam puisinya, Clift Sangra menuliskan satu ketakutan yang paling manusiawi, bukan pada sosok horor yang ditakuti penonton, melainkan pada kemungkinan melupakan kenangan kecil tentang orang yang ia cintai.

“Mereka takut pada tatapanmu di layar. Aku justru takut pada satu hal: takut lupa suara tawamu yang paling sederhana”, tulis Clift Sangra.

Ia juga menutup puisinya dengan pengakuan cinta yang terasa abadi, seolah waktu tidak pernah benar-benar memisahkan mereka. “Waktu boleh memisahkan ragamu dariku, tapi cintaku tak pernah belajar cara berpamitan. Terima kasih sudah memilihku sebagai rumahmu. Dan maaf, karena sampai hari ini aku masih belum siap hidup tanpa bayanganmu”.

Lewat film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Clift Sangra tidak hanya kembali ke dunia yang pernah membesarkan kariernya. Ia juga seperti sedang menjaga nyala warisan yang ditinggalkan oleh Suzzanna, seorang aktris yang wajah dan tatapannya telah menjadi bagian dari sejarah horor Indonesia.

Film produksi Soraya Intercine Films ini didukung oleh Legacy Pictures dan Navvaros Entertainment, menghadirkan horor kolosal dengan nuansa klasik yang membangkitkan kembali memori generasi lama sekaligus memperkenalkannya kepada generasi baru.

Clift Sangra pun mengajak para penggemar untuk merayakan karya Suzzanna dengan menonton film tersebut di bioskop. “Suzzanna, karyamu kekal abadi. Tepat Lebaran tahun ini, bersama lintas generasi, rayakan Lebaran di bioskop bersama Bunda Suzzanna”, ujarnya.

Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa mulai tayang di bioskop Indonesia sejak 18 Maret 2026, membawa kembali legenda yang tak hanya hidup dalam cerita horor, tetapi juga dalam kisah cinta yang tak pernah benar-benar berakhir. (kintan; foto ssdad)


Share Tweet Send
0 Komentar
Memuat...
You've successfully subscribed to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Great! Next, complete checkout for full access to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Welcome back! You've successfully signed in
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.