Indonesiasenang-, Di balik mahkota dan selempang yang melingkar anggun, hidup Tina justru porak-poranda. Ia cantik, pernah dielu-elukan sebagai pemenang kontes kecantikan, tetapi terjebak dalam pusaran utang pinjaman online yang tak kunjung selesai. Dari titik itulah kisah Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) dimulai—sebuah film komedi satir yang membawa semesta Pay Later ke level yang lebih liar dan lebih dekat dengan realitas masyarakat hari ini.

Scovi Films bersama RAPI Films resmi menghadirkan CAPER sebagai film layar lebar perdana mereka. Dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 6 Februari 2026, film ini bukan sekuel, bukan pula lanjutan langsung dari serial Pay Later. Ia hadir sebagai cerita baru, dengan karakter baru, namun tetap membawa ruh kekonyolan yang sudah terlanjur dicintai penonton.

Di tangan sutradara Surya Ardy Octaviand, Amanda Manopo kembali dipertemukan dengan Fajar Sadboy, kali ini sebagai kakak-adik yang hubungannya penuh adu mulut, kekacauan, dan tawa. Chemistry keduanya kembali menjadi poros cerita. Amanda memerankan Tina, perempuan boros yang terobsesi belanja dan citra glamor, sementara Fajar hadir sebagai Umski, adik polos yang menjadi alasan Tina terus bertahan di tengah teror tagihan.

Demi melunasi utang dan membiayai hidup keluarganya, Tina mengambil keputusan nekat: bekerja di kantor pinjaman online, tempat yang justru menjadi sumber kehancuran hidupnya. Dari ruang kerja itulah, Tina mulai melihat wajah gelap bisnis pinjol ilegal. Kekonyolan pun perlahan berubah menjadi petualangan penuh risiko.

Perjalanan Tina semakin rumit ketika ia bertemu Mail (Devano), seorang DJ nyentrik yang hidupnya juga hancur akibat pinjol. Dengan gaya “jamet”, rambut poni lempar, dan kacamata besar, Mail menjadi warna baru dalam dunia kakak-adik Tina dan Umski. Bersama-sama, mereka tanpa sadar menelusuri jejak gurita pinjol ilegal yang melibatkan orang-orang penting di balik layar.

Deretan pemain pendukung seperti Jovial Da Lopez, Sastra Silalahi, Wavi Zihan, Kaneishia Yusuf, Shanice Margaretha, hingga Merry Sanger menambah lapisan cerita yang penuh karakter eksentrik. Komedi dalam CAPER bukan sekadar slapstick, melainkan sindiran sosial yang dibalut dengan dialog tajam dan situasi absurd.

Bagi produser Sunar S Samtani, kekuatan utama IP Pay Later terletak pada karakter yang terasa dekat dengan kehidupan penonton. Tak heran, serialnya sempat menjadi Top 1 Netflix Indonesia selama tiga bulan dan masuk Top 10 selama enam bulan.

Sementara itu, Surya Ardy Octaviand menyebut CAPER sebagai ruang bermain yang lebih luas. “Ini cerita yang benar-benar baru. Plotnya lebih kompleks, karakternya lebih banyak, dan komedinya lebih menghibur", ujarnya.

Amanda Manopo sendiri mengaku menikmati kembali kekonyolan bersama Fajar Sadboy, meski harus berjibaku dengan energi komedi yang tak pernah habis.

“Capek, tapi seru. Penonton bakal melihat kekonyolan yang berbeda dan perjalanan karakter yang benar-benar baru", katanya.

Di tengah maraknya cerita glamor dan romansa, Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) memilih jalur berbeda: menertawakan realitas pahit dengan cara yang menghibur. Sebuah film tentang utang, keluarga, dan pilihan hidup yang dikemas dalam tawa yang kadang terasa terlalu dekat dengan kenyataan.

Dan ketika lampu bioskop meredup Februari nanti, satu hal pasti: kekonyolan Tina, Umski, dan Mail siap membuat penonton tertawa, sambil diam-diam berkaca pada dunia yang tak lagi asing bernama pay later. (kintan; foto fcous)