Bolu Chiffon Manja, Kuliner Banyumas Berbalut Budaya Lengger

Bolu Chiffon Manja jadi sorotan di Kakang Mbekayu 2025. Kue chiffon khas Banyumas hadir dengan rasa lembut dan kemasan bercorak Tarian Lengger

Bolu Chiffon Manja, Kuliner Banyumas Berbalut Budaya Lengger

Indonesiasenang-, Gelaran Grand Final Pemilihan Kakang Mbekayu Duta Wisata Banyumas 2025 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Minggu (30/11/2025), tak hanya menghadirkan kompetisi bergengsi para finalis. Di sudut pintu masuk, deretan booth UMKM lokal menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung. Dari sekian stand, satu yang paling mencuri perhatian adalah Bolu Chiffon Manja, kue chiffon berserat halus dengan aroma manis lembut, karya alumni Kakang Mbekayu Banyumas.

Produk ini merupakan bagian dari Sari Asian Food, usaha milik Diana Lyntusari, yang kini konsisten memperkenalkan cita rasa Banyumas melalui chiffon cake dengan karakter khas: ringan, moist, namun tetap kaya rasa. Diana memanfaatkan pengalamannya di dunia duta wisata untuk mengangkat potensi kuliner lokal ke level yang lebih luas.

“Bolu Chiffon Manja memang diminati semua kalangan. Kue ini bisa menjadi peluang usaha dan kami ingin semakin banyak orang merasakan serta mengenal cita rasanya,” ujar Diana Lyntusari.

Tak hanya menyasar pencinta kue, Diana Lyntusari juga membuka peluang kemitraan bagi siapa pun yang ingin memulai bisnis kuliner dengan produk yang sudah terbukti peminatnya. Strategi ini menjadikan Bolu Chiffon Manja bukan sekadar produk, melainkan gerakan kecil untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Yang membuat Bolu Chiffon Manja semakin unik adalah kemasan bercorak budaya. Di permukaan kotak, tampil ilustrasi Tarian Lengger, ikon seni tradisi Banyumas yang sarat filosofi. Penggabungan antara kuliner modern dan visual budaya ini memberikan sentuhan emosional yang lebih kuat bagi pembeli.

“Kami ingin Bolu Chiffon Manja tidak sekadar kue, tetapi juga pengalaman budaya. Dengan identitas Lengger, kami berharap produk ini menjadi oleh-oleh khas Banyumas yang mudah dikenang”, kata Diana Lyntusari.

Pendekatan ini menjadikan setiap kotak bukan hanya wadah, tetapi medium edukasi budaya, mengenalkan salah satu identitas Banyumas kepada generasi muda maupun pengunjung dari luar daerah.

Dengan kombinasi kualitas rasa, cerita budaya, dan sentuhan kreativitas, Bolu Chiffon Manja dinilai memiliki potensi besar menjadi ikon oleh-oleh Banyumas di masa mendatang. Kehadirannya di ajang Kakang Mbekayu 2025 menjadi momentum penting untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk ini kepada publik yang lebih luas.

Bagi yang ingin mencicipi, Bolu Chiffon Manja dapat dibeli langsung di outlet Dusun Keser RT 05/06, Desa Notog, Kecamatan Patikraja. Informasi terbaru tersedia melalui Instagram @manjachiffon, sementara pelanggan luar kota bisa memesan melalui layanan pengiriman Paxel sehingga kualitas kue tetap terjaga hingga ke berbagai daerah.

Dengan perpaduan kuliner dan budaya, Bolu Chiffon Manja mulai menempati ruang istimewa di hati pecinta oleh-oleh, menjadikannya representasi manis dari Banyumas yang siap dibawa pulang siapa saja. (januar; foto mdj)


Share Tweet Send
0 Komentar
Memuat...
You've successfully subscribed to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Great! Next, complete checkout for full access to Indonesia Senang Dot Com - Semampu kita bisa dan lakukan keSENANGanmu
Welcome back! You've successfully signed in
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.